Serang, Bantentv.com – Sebanyak 450 rumah di kawasan Perumahan Grand Sutera Kota Serang Banten Senin siang terendam banjir. Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia atas instruksi langsung dari Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau langsung lokasi banjir.
Agis melihat langsung penyebab banjir di Sungai Parung yang meluap ke pemukiman warga. Menurutnya, air meluap karena terjadi pendangkalan sungai setempat. Nur Agis Aulia mendesak pihak BBWSC3 untuk segera melakukan normalisasi sungai tersebut karena kewenangannya dipegang pihak BBWSC3.
“Malam saya bersama Pak kadis ini, malam datang siang ddatang lagi karena ingin memastikan penanganan banjir khususnya di komplek Grand Sutera ini bisa tertangani,” ujar Nur Agis.
Selain ke lokasi banjir, Agis juga meninjau langsung ke lokasi pengungsian di masjid perumahan dengan membawa makanan untuk korban banjir.
“Tadi ada dua titik pengungsian dan di situ sudah sebaran Pak Wali juga untuk didirikan pelayanan kesehatan. Pak Kadinkes juga sudah berkolaborasi dengan puskesmas, di masjid dan di musala,” kata Agis.
Baca Juga: Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Alam Sutera Group Tanam 10.000 Bibit Mangrove
Wakil Wali Kota juga memerintahkan Dinas Sosial agar segera mendirikan dua titik dapur umum untuk kebutuhan makanan para korban.
“Untuk makan, Pak Kadinsos juga sudah menyuplai bahan baku untuk dapur umum, sama yang di sini makan siangnya,” kata Agis.
Selain Dinsos, Dinas Kesehatan juga diperintahkan agar segera mengirimkan bantuan pemeriksaan kesehatan karena banyak warga yang kedinginan sejak malam.
“Selanjutnya memang kita sedang memantau penyebab utama dari banjirnya Grand Sutera ini, salah satunya adalah Sungai Parung ini yang debit airnya luar biasa besar tapi ini ya daya tampungnya nggak tertampung,” jelas Agis.
Hingga saat ini banjir masih merendam ratusan rumah dengan ketinggian air masih mencapai paha orang dewasa.
Editor : Erina Faiha