Pandeglang, Bantentv.com – Nasib malang menimpa Halizah, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Niat untuk menambah pertemanan melalui telepon seluler (handphone) justru berujung pada peristiwa penipuan yang menyebabkan sepeda motor milik IRT tersebut dibawa kabur oleh seorang pria yang baru dikenalnya.
Peristiwa yang dialami IRT ini bermula ketika korban berkenalan dengan pelaku melalui komunikasi via handphone. Setelah merasa cukup akrab dalam waktu singkat, keduanya sepakat untuk bertemu secara langsung untuk pertama kalinya.
Tanpa rasa curiga, IRT tersebut mendatangi pelaku di sebuah minimarket di kawasan Kecamatan Carita, yang awalnya dianggap sebagai ajang silaturahmi.
Menurut keterangan korban, sebelum sepeda motornya hilang, ia dan pelaku sempat berbincang santai di area minimarket.
Situasi terlihat normal hingga pelaku mulai menjalankan aksinya dengan meminta izin untuk mengisi daya (charging) baterai ponselnya di bagian depan minimarket.
Baca Juga: Waspada Vishing! Kenali Modus Penipuan Telepon yang Marak Digunakan Pelaku Siber
Kelengahan IRT tersebut dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur sepeda motor yang kuncinya telah berada di tangannya.
Korban baru menyadari telah menjadi korban penipuan setelah pelaku tidak kunjung kembali dan sepeda motor miliknya sudah tidak berada di lokasi parkir.
āAda yang nelpon ngajakin ketemuan, kebetulan saya mau ganti oli ke Panimbang, jadi saya samper disitu di Terminal Tarogong, terus naik motor kesini (minimarket) terus waktu di dalam, dia (pelaku-red) pura-pura nge-charge hp keluar, kunci motor di pegang dia, pas saya keluar dia sudah gak ada,ā katanya.
Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Carita segera melakukan tindakan. Anggota Polsek Carita, Bripka Yudi Hartono, menyatakan bahwa penyelidikan tengah dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku yang menipu IRT tersebut.
āKami akan segera mengumpulkan bukti-bukti di lapangan untuk memburu pelaku, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar minimarket tersebut,” ujar Bripka Yudi Jumat, 10 April 2026.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengidentifikasi serta menangkap pelaku.