BerandaBeritaMassa Desak Kemenkumham Usut Tuntas Kematian Seorang Napi di Pandeglang.

Massa Desak Kemenkumham Usut Tuntas Kematian Seorang Napi di Pandeglang.

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Sejumlah massa yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Rutan Nusantara (MPRN) menggelar aksi unjuk rasa di depan Rumah Tahanan Negara kelas 2b Pandeglang pada Selasa siang, 10 September 2024.

Massa mendesak Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) agar mengusut tuntas kasus kematian salah seorang narapidana yang diduga dianiaya oknum petugas rutan.

Tewasnya salah seorang narapidana bernama Sarip Hidayat di kamar mandi sel tahanan rutan kelas 2b Pandeglang menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya Sarip Hidayat tewas diduga dianiaya oleh oknum petugas rutan kelas 2 b Pandeglang.

Peristiwa itu membuat sejumlah warga geram dan menuntut pihak rutan kelas 2b Pandeglang untuk segera menindak tegas oknum yang terlibat dalam penganiayaan korban.

Melalui aksi unjuk rasa ini massa mendesak agar pihak kepolisian menyelidiki dan mengusut tuntas  kasus kematian narapidana di rutan Pandeglang. Massa juga menuntut Kemenkumham untuk turun langsung melakukan investigasi terhadap kinerja para petugas di rutan kelas 2b Pandeglang.

“Kita tuntut kemenkumham untuk menginvestigasi terhadap kinerja [etugas rutan kelas 2b Pandeglang,” ujar Koordinator aksi, Badru.

Mereka juga meminta agar pihak rumah sakit RSUD Berkah Pandeglang yang memberikan hasil pemeriksaan korban sebenar-benarnya kepada publik.

Menurut Badru, dugaan kuat adanya penganiayaan oleh oknum petugas rutan kelas 2b Pandeglang Terhadap korban itu terlihat adanya luka lebam di bagian pelipis mata dan luka robek di bibir korban. Badru menuntut semua pihak agar mengusut tuntas kasus tersebut.

“Korban ada luka lebam di pelipis mata, robek juga di bagian bibir,” ungkap Badru.

Sebelumnya diketahui narapidana kasus pencurian dengan pemberatan ditemukan tewas di kamar mandi sel tahanan rutan kelas 2b Pandeglang pada 29 Agustus 2024 lalu. Pihak rutan beralasan korban tewas akibat sakit yang dideritanya. (rangga/red)

TERKAIT
- Advertisment -