BerandaBeritaLanjutkan Program KOLASE, DLH Cilegon Batasi Kuota 100 Sekolah

Lanjutkan Program KOLASE, DLH Cilegon Batasi Kuota 100 Sekolah

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali melanjutkan Program KOLASE (Kolaborasi Kelola Sampah Ekonomi Sirkular di Sekolah Cilegon) Tahap III Tahun 2026.

Program KOLASE dirancang sebagai edukasi pengelolaan sampah berbasis sumber yang melibatkan sekolah, bank sampah, perusahaan mitra, edukator, evaluator, hingga dukungan perbankan melalui sistem tabungan sampah.

Program ini bertujuan memperkuat budaya memilah sampah sejak dini dengan pendekatan ekonomi sirkular di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, menyampaikan bahwa KOLASE bukan sekadar program lingkungan, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter.

“Program KOLASE tidak hanya mengurangi timbulan sampah yang masuk ke TPSA Bagendung, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan serta mendorong literasi keuangan melalui sistem tabungan sampah di sekolah,” ujarnya.

Baca Juga: DLH Gencarkan berbagai Program Isu-isu Lingkungan di Kabupaten Serang

Sabri menjelaskan, pembatasan kuota menjadi 100 sekolah dilakukan agar proses pembinaan, pendampingan, dan evaluasi dapat berjalan lebih maksimal dan terukur. Dalam pelaksanaannya, DLH Kota Cilegon bertindak sebagai pembina bersama PT Chandra Asri Group yang memberikan dukungan program.

Edukator bertugas memberikan pelatihan pemilahan sampah dan pencatatan transaksi, sementara evaluator melakukan monitoring serta pelaporan bulanan.

Bank sampah berperan dalam penjemputan dan pencatatan sampah dari sekolah yang kemudian dikonversi menjadi nilai tabungan.

Dukungan perbankan diwujudkan melalui pembukaan rekening, penerbitan buku tabungan, hingga distribusi hasil tabungan kepada sekolah.

Baca Juga: Aksi Bersih di Cilegon, 20 Ton Sampah Berhasil Dikumpulkan

Keberhasilan program ini terlihat dari capaian dua tahap sebelumnya. Pada Batch I (Desember 2023–November 2025), sebanyak 4 sekolah teredukasi, 21.982 kilogram sampah terkelola, 2.568 orang teredukasi, serta tabungan kolektif mencapai Rp37.436.875.

Sementara pada Batch II (September–Desember 2025), sebanyak 16 sekolah terlibat dengan 14.572,8 kilogram sampah terkelola, 35.475 orang teredukasi, dan total tabungan kolektif sebesar Rp23.427.145.

Baca Juga: DLH Cilegon Perluas TPS Pasar Baru Kranggot

Melalui KOLASE Tahap III Tahun 2026, Pemerintah Kota Cilegon berharap gerakan pengelolaan sampah berbasis sekolah semakin masif, terstruktur, dan berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Melalui KOLASE, kita membangun kebiasaan baik dari sekolah untuk masa depan Cilegon yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tutupnya.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -