Selasa, Januari 27, 2026
BerandaBeritaKerap Dikeluhkan Warga, ASN Cilegon Sulap Limbah RPH Jadi Pupuk

Kerap Dikeluhkan Warga, ASN Cilegon Sulap Limbah RPH Jadi Pupuk

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Keluhan warga terkait keberadaan limbah sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Cilegon mendorong lahirnya inovasi pengelolaan lingkungan yang bermanfaat.

Limbah yang sebelumnya dianggap mencemari lingkungan kini berhasil disulap menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian.

Inovasi tersebut digagas oleh Wahyudi, Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon.

Baca Juga: Kejari Serang Terima Denda Rp1 Miliar dari PT GNI Terkait Kasus Limbah B3

Ia memanfaatkan limbah RPH berupa rumen dan darah sapi untuk diolah menjadi pupuk kompos.

Menurut Wahyudi, upaya ini berawal dari protes warga terkait limbah RPH yang dinilai mengganggu dan berpotensi mencemari lingkungan sekitar.

ASN Cilegon menyulap limbah RPH jadi pupuk (Bantentv.com/ Ali)
ASN Cilegon menyulap limbah RPH jadi pupuk (Bantentv.com/ Ali)

Dalam proses pengolahannya, Wahyudi bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani. Rumen sapi yang difermentasi terbukti dapat menjadi campuran pupuk organik untuk kegiatan bercocok tanam.

Hal ini disebabkan kandungan karbohidrat, mineral, dan vitamin yang cukup tinggi pada rumen sapi, sehingga pupuk yang dihasilkan memiliki nilai manfaat bagi tanaman.

Selain itu, RPH Cilegon juga menjalin kerja sama dengan koperasi untuk memasarkan pupuk organik tersebut kepada masyarakat.

Pupuk hasil olahan limbah RPH dijual dengan harga terjangkau, yakni sepuluh ribu rupiah per kemasan, sehingga dapat diakses oleh berbagai kalangan.

“Kita kerja sama dengan koperasi, Rp10 ribu. Dalam satu bulan kita bisa kumpulkan satu ton pupuk yang siap pakai,” ujar Wahyudi.

Wahyudi menambahkan, tidak seluruh pupuk organik hasil produksi dijual kepada masyarakat. Sebagian pupuk justru diberikan secara cuma-cuma kepada petani yang membutuhkan pupuk setengah jadi untuk mendukung kegiatan pertanian mereka.

Ke depan, pihak RPH Cilegon juga telah berupaya meminta dukungan kepada Pemerintah Kota Cilegon untuk memperluas serta membangun tempat pengolahan pupuk organik.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -