Serang, Bantentv.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang masih membutuhkan tambahan sekitar 51 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan atau sekitar 7 persen lagi untuk mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Muhammad Ibra Gholibi, mengatakan saat ini tingkat kepesertaan aktif PBI BPJS Kesehatan di Kota Serang telah mencapai 73 persen, atau sekitar 563.689 jiwa.
“Saat ini kami masih membutuhkan kurang lebih 51 ribu jiwa lagi untuk mencapai UHC Prioritas, atau sekitar tujuh persen,” ujar Ibra, Kamis (8/1/2026).
Untuk meraih status UHC Prioritas, Kota Serang ditargetkan memiliki total kepesertaan BPJS Kesehatan sebanyak 762.008 jiwa.
Baca Juga: Dinsos Kota Serang Nonaktifkan 1.500 Penerima Bansos Terindikasi Judol
Karena itu, Dinsos terus memperkuat kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, Pemerintah Provinsi Banten, hingga pemerintah pusat.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengaktifkan kembali peserta BPJS yang nonaktif akibat tunggakan, serta menambah kuota PBI baru.
“Kami berkolaborasi dengan BPJS untuk mengaktifkan kembali kepesertaan yang mati dan menambah kuota PBI. Saat ini kuota PBI sekitar 63 ribu, ke depan bisa ditambah 10 sampai 20 ribu peserta,” jelasnya.
Ibra menegaskan, capaian UHC Prioritas akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Warga cukup membawa KTP, dan kepesertaan BPJS Kesehatan bisa langsung aktif di hari yang sama, tanpa harus menunggu masa aktif 14 hari.
“Kalau sudah UHC Prioritas, masyarakat yang sakit bisa langsung dilayani BPJS di hari itu juga. Ini berlaku untuk PBI maupun peserta mandiri,” katanya.
Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan anggaran yang tidak kecil. Dinsos memperkirakan kebutuhan dana tambahan untuk mengejar UHC Prioritas berada di kisaran Rp5 hingga Rp10 miliar.
“Kami masih membahasnya bersama BPKAD, Dinas Kesehatan, dan BPJS. Harapannya, di semester awal tahun ini sudah ada penambahan kuota dan pengaktifan kepesertaan,” tandas Ibra.