Bantentv.com – Insiden kecelakaan tunggal terjadi pada sebuah minibus bernomor polisi A 1896 UM yang melaju dari arah Cilegon menuju Malang menabrak pembatas jalan tol di jalan Tol Ngawi-Solo KM 561 A, tepatnya di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Selasa pagi, 17 Maret 2026.
Diketahui dalam minibus yang berisi 8 penumpang itu, seorang pemudik bernama Fatin Khoiriyah (26) warga Jombang Wetan, Kota Cilegon, tewas saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Widodo Ngawi.
Sementara tujuh penumpang lain, termasuk sopir minibus, mengalami luka-luka dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.
Dikutip dari beberapa media lokal, salah satu korban luka, Atiyah Amaniyah menuturkan, saat kejadian, ia bersama saudaranya hendak mudik dari Cilegon menuju Malang.
Namun, sesampainya di lokasi kejadian, minibus yang dikemudikan Abuzhar Al Batawi (30) warga Jombang Wetan, Cilegon, langsung menabrak besi pembatas tol karena sopir diduga mengantuk.
Baca Juga: Kecelakaan Truk LPG di KM 76 Tol Jakarta–Merak, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
“Mau ke Malang pulang kampung dari Cilegon, tapi kayaknya sopir ngantuk habis itu karena meleng juga terus nabrak pembatas tol,” terang Atiyah.
Atiyah mengaku, dalam kecelakaan tersebut, kakaknya menjadi korban yang meninggal dunia, sementara lainnya mengalami luka.
“Ada yang meninggal satu orang, kakak saya, kalau saya luka, di kaki, bengkak,” ungkap Atiyah.
Saat ini, kasus kecelakaan tunggal tersebut tengah ditangani Unit Penegak Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Ngawi. Petugas masih memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.