Pandeglang, Bantentv.com – Suasana Pondok Pesantren Fathul Ma’ani di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, mendadak riuh. Para santri antusias menjawab kuis yang dilontarkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep.
Mulai dari hafalan surat Al-Qur’an hingga pertanyaan pengetahuan umum seperti nama Presiden RI kedua, tantangan itu langsung disambut cepat oleh para santri.
Mereka yang mampu menjawab dengan benar mendapat hadiah langsung dari Kaesang.
Momen tersebut menjadi bagian dari kunjungan perdana Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dimulai Kaesang di Kabupaten Pandeglang, Kamis 26 Februari 2026.
Baca Juga: Safari Ramadan Perdana, Marbot hingga Guru Ngaji Dapat Bantuan
Sebelum ke Menes, Kaesang terlebih dahulu mengunjungi kediaman ulama kharismatik Abuya Muhtadi, pengasuh Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu.
Kehadiran putra bungsu Presiden ke-7 RI itu disambut hangat keluarga besar pesantren.
Dalam agenda tersebut, Kaesang didampingi Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali, Ketua Dewan Pembina PSI Banten Ian Pribadi, serta jajaran pengurus pusat dan daerah.
Kunjungan ini menjadi pembuka rangkaian Safari Ramadan PSI di sejumlah daerah.
Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali menegaskan bahwa Safari Ramadan ini bertujuan mempererat hubungan dengan ulama dan santri.
“Karena ini bulan suci Ramadan, bulan yang baik, maka kami mengunjungi tempat-tempat yang baik dengan harapan mendapat berkah dari Allah SWT,” ujar Ahmad Ali.
Ia juga mengingatkan seluruh kader PSI agar menjadikan ulama sebagai guru spiritual di tengah dinamika politik. Namun, Ahmad Ali menekankan pentingnya menjaga netralitas pesantren.
Baca Juga: Abuya Muhtadi Apresiasi dan Dukung Polda Banten Sikat Premanisme di Banten
“Pesantren harus menjadi tempat belajar agama dan budaya, serta rujukan tafsir yang menenangkan masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan agar kiai dan lembaga pesantren tidak dijadikan alat kepentingan politik praktis.
Safari Ramadan ini disebut sebagai momentum menyerap aspirasi sekaligus menjaga suasana kondusif di bulan suci.