Bantentv.com – Ketegangan yang terjadi antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat berdampak pada terganggunya kegiatan belajar mengajar di sekolah, salah satunya di Kota Sharjah, UEA.
Sharjah yang dekat dengan Dubai ini, harus menanggung dampak yang terjadi akibat ketegangan yang terjadi pada Iran, Israel dan Amerika Serikat.
Meski tidak separah Abu Dhabi dan Dubai, namun pihak sekolah terpaksa untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring. Para orang tua diminta untuk mendampingi anak-anaknya belajar di rumah, sampai situasi kembali kondusif.
Hal ini diungkapkan salah satu WNI yang tinggal di Kota Sharjah, Asro. Pria asal Kabupaten Serang ini mengaku merasakan dampak dari konflik yang terjadi pada kedua negara yang sedang bersitegang tersebut.
Baca Juga: Situasi Timur Tengah Memanas, KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai Tetapkan Status Siaga III
Kini, anak-anaknya harus belajar secara daring lantaran sekolah telah mengumumkan untuk melakukan kegiatan belajar di rumah.
“Saya dapat dari grup sekolah, kalau sekolah di remote via zoom, jadi anak-anak gak datang ke sekolah tapi di rumah,” ujar Asro kepada Bantentv.com, Selasa, 3 Maret 2026.
Baca Juga: Sambil Ngabuburit, Nikmati Keindahan Danau Al Majaz Park di Sharjah UEA
Tidak hanya sekolah, menurut Asro, kantor tempatnya bekerja juga telah mengeluarkan surat edaran bagi para pekerja yang tinggal di Dubai maupun Abu Dhabi, tidak perlu untuk datang ke kantor. Hal itu demi keamanan para pekerja itu sendiri.
“Jadi, informasi dari kantor saya juga, karyawan yang tinggal di Dubai, gak boleh datang ke kantor, apa lagi yang tinggal di Abu Dhabi,” ungkap Asro.
Sebelumnya, KBRI untuk Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) juga telah mengeluarkan edaran peringatan status Siaga III dan mengimbau seluruh pekerja migran Indonesia (PMI) agar tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat.
Editor : Erina Faiha