Kota Serang, Bantentv.com – Harga beras di Pasar Induk Rau, Kota Serang, Banten, terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.
Kenaikan harga beras terjadi baik pada jenis medium maupun premium dan mulai dikeluhkan oleh masyarakat karena dinilai semakin membebani kebutuhan rumah tangga.
Berdasarkan pantauan pedagang, harga beras medium yang sebelumnya dijual sekitar Rp13.500 per kilogram kini naik menjadi Rp14.200 per kilogram.
Sementara itu, harga beras premium yang sebelumnya berada di kisaran Rp13.500 per kilogram kini meningkat menjadi Rp14.500 hingga Rp15.000 per kilogram.
Baca Juga: Berapa Kali Beras Sebaiknya Dicuci Sebelum Dimasak? Ini Penjelasannya
Kenaikan harga beras tersebut dinilai cukup memberatkan perekonomian masyarakat. Tidak sedikit konsumen yang mempertanyakan penyebab melonjaknya harga beras di pasaran, terutama karena beras merupakan kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari.
Pedagang beras di Pasar Induk Rau, Ahmad Dani, mengatakan saat ini pasokan beras yang masuk ke pasar sebagian besar berasal dari daerah Karawang, Indramayu, dan Subang.

Sementara itu, petani lokal di wilayah Banten masih memasuki masa tanam sehingga belum dapat memasok hasil panen ke pasar.
Menurut Ahmad Dani, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga beras di tingkat pedagang. Ia memperkirakan kenaikan harga beras masih berpotensi berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.
“Ada kemungkinan beras bakal terus naik sampe tiga bulanan ke depan, sampai petani lokal panen,” ujar Ahmad.
Ia menjelaskan, para pedagang juga kerap menerima keluhan dari konsumen terkait kenaikan harga beras yang terus terjadi. Meski demikian, pedagang mengaku tidak memiliki banyak pilihan karena harga beras dari pemasok juga mengalami peningkatan.