Serang, Bantentv.com – Gelaran Wisuda Sarjana ke-41 dan Wisuda Pascasarjana ke-27 UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menjadi momentum penting. Acara ini merayakan kelulusan resmi 1.000 lulusan pada Sabtu, 6 Desember 2025, di Convention Hall Kampus 2 Curug, Kota Serang.
Prosesi yang berlangsung khidmat ini tak hanya merayakan kelulusan. Tetapi juga menyampaikan sejumlah pesan penting dari pimpinan kampus dan pejabat Kementerian Agama.
Dalam orasi ilmiahnya, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Suyitno, menyoroti isu besar mengenai kerusakan lingkungan.
Ia mengangkat konsep teologi ekologi, yang menurutnya menjadi pendekatan penting untuk mengembalikan kesadaran umat terhadap tanggung jawab menjaga alam.
“Indonesia sedang berada pada fase darurat ekologis. Bencana seperti banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera adalah bukti. Bahwa kita harus kembali melihat lingkungan sebagai amanah,” ujar Prof. Suyitno.
Baca Juga: Funwalk Warnai Dies Natalis ke-63 UIN SMH Banten
Sementara itu, Rektor UIN SMH Banten, Prof. Muhammad Ishom, juga memberikan pesan khusus kepada para lulusan.
Dalam wawancaranya usai acara, ia menegaskan bahwa wisuda bukan penutup proses pendidikan. Melainkan awal dari perjalanan panjang untuk terus menimba ilmu.
“Jangan berhenti belajar. Dunia berubah dengan cepat, dan para lulusan harus siap berkembang mengikuti perubahan. Jaga juga hubungan dengan almamater karena jejaring alumni sangat penting,” ungkap Prof. Ishom.
Pesan rektor sekaligus menjadi penguat komitmen UIN SMH Banten. Komitmen tersebut adalah melahirkan lulusan berdaya saing yang siap berkontribusi bagi daerah maupun nasional.
Amallia Kusumaningrum Wisudawan Terbaik FTK UIN SMH Banten
Pada gelaran wisuda tahun ini, UIN SMH Banten juga mengumumkan penerima Hasanuddin Muda. Gelar prestisius ini diberikan bagi wisudawan terbaik dari berbagai fakultas.
Salah satunya adalah Amallia Kusumaningrum, mahasiswa Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
Amallia mengaku bangga sekaligus terharu karena berhasil meraih predikat tersebut. Ia mengatakan penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan melangkah lebih jauh.
“Saya berharap teman-teman yang masih berjuang dalam skripsinya, tetap semangat menyelesaikan studi. Prosesnya mungkin panjang, tapi hasilnya pasti sepadan,” ujar Amallia.
Gelaran Wisuda UIN SMH Banten 2025 bukan hanya seremoni kelulusan. Ini juga merupakan perayaan lahirnya generasi baru yang diharapkan mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat.
Dengan semangat baru, para wisudawan diharapkan mampu mengamalkan ilmu, menjaga nilai-nilai keislaman, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa.