Serang, Bantentv.com — Dua pohon asem berusia ratusan tahun tumbang dan menimpa kabel listrik, satu rumah warga, serta sebuah ruko kosong di Jalan Ciruas–Nyapah, Kampung Nyapah Serut, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa dini hari, 20 Januari 2026. Akibat kejadian ini, satu warga mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Petugas gabungan dari BPBD Kota Serang, BPBD Provinsi Banten, Brimob, Koramil, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Polsek setempat, serta instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Serang, Saprudin, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Sementara itu, petugas mulai melakukan penanganan satu jam kemudian.
“Pohon asem yang tumbang diperkirakan berusia sekitar 300 tahun. Penyebabnya faktor alam, kondisi pohon sudah rapuh, ditambah hujan deras dan angin kencang semalam,” ujar Saprudin.
Baca Juga: Akibat Hujan Angin Puluhan Pohon di Bali Tumbang
Dalam proses evakuasi, BPBD Kota Serang mengerahkan delapan personel, sedangkan BPBD Provinsi Banten menurunkan sepuluh personel. Unsur Brimob, Koramil, DLH, dan instansi lainnya turut membantu. Selain itu, sejumlah peralatan juga dikerahkan, antara lain lima unit gergaji mesin dari BPBD Kota Serang, tujuh unit dari BPBD Provinsi Banten, lima unit dari Brimob, lima unit dari DLH, serta satu unit kendaraan evakuasi.
Akibat kejadian tersebut, aliran listrik di sekitar lokasi terpaksa dipadamkan dan arus lalu lintas mengalami gangguan.
Sementara itu, Lurah Walantaka, Aminudin, mengungkapkan korban bernama Bahay Audah mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan di RS Hermina Ciruas, Serang.
“Korban saat kejadian berada di dalam rumah bersama istri dan anaknya. Ia sedang tertidur ketika sekitar pukul empat subuh dua pohon asem tumbang dan menimpa atap rumahnya hingga rusak parah,” jelas Aminudin.
Ia menambahkan, satu pohon tumbang tepat di depan dan sisi rumah korban. Sementara itu, pohon lainnya menimpa sebuah ruko kosong milik Zaidi hingga bangunan tersebut mengalami kerusakan parah.
Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hingga siang hari, petugas gabungan masih melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon. Oleh karena itu, akses jalan di lokasi sementara belum dapat dilalui kendaraan.
Editor : Erina Faiha