BerandaBeritaDemi Sambung Hidup, Pedagang Pasar Labuan Mengais Puing Kebakaran

Demi Sambung Hidup, Pedagang Pasar Labuan Mengais Puing Kebakaran

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Suasana haru menyelimuti kawasan Pasar Ikan Labuan, Kabupaten Pandeglang, pasca kebakaran hebat yang terjadi pada Minggu, 22 Februari 2026. Banyak pedagang terdampak kebakaran Pasar Labuan yang kini harus berjuang memulai kembali usaha mereka.

Puluhan pedagang mulai mendatangi lokasi untuk mengais sisa barang dagangan di tengah tumpukan abu dan material bangunan yang hangus terbakar.

Lapak yang biasanya dipadati aktivitas jual beli kini hanya menyisakan puing-puing hitam. Api tidak hanya menghanguskan puluhan kios, tetapi juga meluluhlantakkan sumber penghidupan utama warga sekitar.

Salah satu pedagang sembako, Eri, mengaku terpukul melihat lapaknya rata dengan tanah. Ia tidak sempat menyelamatkan stok barang karena api merambat dengan cepat di bangunan yang sebagian besar berbahan kayu.

“Kaget saya ada WA status dari anak saya, mamah pasar baru kebakaran, kemudian datanglah saya kesini. Taunya warung ini sudah habis, dan merambat ke warung saya. Stok dagangan yang baru masuk pun ikut terbakar. Kerugian diatas seratus juta,” ujar Eri dengan nada lirih.

Baca Juga: Bupati Pandeglang Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan SPPG di Labuan

Kondisi serupa dialami oleh puluhan pedagang lainnya. Mereka kini hanya bisa berharap pada barang-barang kecil yang mungkin masih bisa dibersihkan atau dijual kembali sebagai rongsokan untuk menyambung hidup sehari-hari.

Sejumlah pedagang tampak mengais puing sisa kebakaran
Sejumlah pedagang tampak mengais puing sisa kebakaran

Di tengah keputusasaan tersebut, harapan besar digantungkan kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Usep, pedagang lainnya, sangat berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan, terutama terkait permodalan dan pembangunan kembali area pasar.

“Kami bingung harus mulai dari mana lagi. Harapan kami hanya satu, ada bantuan modal dan pasar ini cepat dibangun kembali agar kami bisa berjualan lagi secara normal, terlebih ini akan memasuki jelang lebaran. Roda ekonomi kami bergantung di sini,” kata Usep Selasa, 24 Februari 2026.

Baca Juga: Sejumlah Warga Tertipu Modus Perekrutan Pegawai RSUD Labuan, Kerugian Ditaksir Jutaan Rupiah

Meski tertunduk lesu, semangat para pedagang untuk bangkit dari keterpurukan menjadi harapan baru bagi pemulihan ekonomi di kawasan tersebut. Lokasi Pasar Labuan yang strategis sebagai pusat distribusi ikan dan kebutuhan pokok menjadikannya urat nadi ekonomi penting di Pandeglang bagian selatan.

Kini, masyarakat menanti langkah nyata dari instansi terkait agar proses pembangunan kembali pasar dapat segera terealisasi. Kecepatan penanganan pasca-bencana menjadi kunci agar roda perekonomian masyarakat Labuan tidak berhenti berputar terlalu lama.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -