BerandaBeritaBau Menyengat di Sungai Pakupatan Ganggu Aktivitas Warga dan Pedagang

Bau Menyengat di Sungai Pakupatan Ganggu Aktivitas Warga dan Pedagang

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Aktivitas warga di sekitar aliran sungai kawasan Pakupatan, Kota Serang, terganggu akibat munculnya bau menyengat yang tercium sejak sepekan terakhir.

Bau di wilayah Pakupatan tersebut muncul tidak menentu, namun terasa semakin tajam terutama saat cuaca panas pada siang hari.

Sejumlah warga di sekitar Pakupatan menggambarkan aroma yang muncul menyerupai campuran bau bangkai dan gas.

Kondisi itu tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mulai berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar bantaran sungai.

Bau menyengat di Sungai Pakupatan mengganggu aktivitas warga dan pedagang (Foto: Bantentv.com/ Jaya)
Bau menyengat di Sungai Pakupatan mengganggu aktivitas warga dan pedagang (Foto: Bantentv.com/ Jaya)

Salah seorang pemilik warung makan di kawasan Pakupatan, Watiah, mengaku omzet penjualannya mengalami penurunan karena pelanggan merasa tidak nyaman dengan kondisi lingkungan sekitar.

“Banyak pelanggan saya yang biasanya menikmati makanan di depan warung, jadi dibungkus, tidak betah untuk makan di sini, karena baunya sangat mengganggu,” ujar Watiah.

Baca Juga: UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Kota Serang Uji Sampel Air di Terminal Pakupatan dan Kemang

Selain bau menyengat, warga Pakupatan juga melihat perubahan kondisi air sungai setelah hujan turun beberapa hari lalu. Air sungai tampak menghitam dan diikuti dengan banyaknya ikan mati yang mengambang di permukaan.

Dampak dugaan pencemaran tidak hanya dirasakan warga Pakupatan, tetapi juga mulai tercium hingga wilayah Kelurahan Sumurpecung. Warga menilai kondisi tersebut mulai mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat berharap hasil uji yang saat ini dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang segera keluar agar sumber pencemaran dapat diketahui dan segera ditangani.

Warga khawatir kondisi tersebut terus berlanjut dan berdampak pada usaha kecil hingga lahan pertanian di sekitar aliran sungai.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -