Pandeglang, Bantentv.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pandeglang selama tiga hari berturut-turut menyebabkan Sungai Cilemer meluap. Akibatnya, ratusan warga Desa Idaman, Kecamatan Patia, terisolasi setelah akses jalan utama terendam banjir hingga Kamis, 17 Desember 2025.
Luapan air sungai memutus jalur transportasi darat dan melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas karena genangan air yang cukup tinggi di sejumlah titik.
Sedikitnya empat kampung di Desa Idaman terisolasi dari wilayah lain, yakni Kampung Tajur, Kampung Karang Tengah, Kampung Sindang Rahayu, dan Kampung Tongkol.
Baca Juga: 315 KK di Pandeglang Terdampak Banjir
Kondisi ini membuat warga kesulitan beraktivitas, termasuk untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Salah seorang warga Desa Idaman, Sarmedi, mengatakan banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, sehingga sungai Cilemer meluap.
“Hujan turun selama tiga hari membuat akses jalan warga terendam banjir. Sekarang motor dan mobil sama sekali tidak bisa lewat,” ujar Sarmedi.
Ia mewakili warga lainnya berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera memberikan perhatian, terutama terkait bantuan pangan.