Serang, Bantentv.com – Bencana alam menerjang enam daerah di Provinsi Banten pada awal tahun 2026 setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut secara terus-menerus.
Kondisi ini menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah kabupaten dan kota, sehingga ratusan warga sempat dievakuasi ke tenda darurat yang disiapkan oleh pemerintah daerah bersama petugas kebencanaan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten, enam dari delapan kabupaten dan kota terdampak bencana akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak pergantian tahun.
Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang.
Sebagian besar kejadian disebabkan oleh meluapnya aliran sungai dan tidak optimalnya daya tampung saluran air di sejumlah titik rawan.
Baca Juga: Banjir Kota Serang Mulai Surut, BPBD Fokus Bersihkan Sekolah dan Fasum
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, menjelaskan bahwa kejadian banjir terparah tercatat di wilayah Citasuk, Kabupaten Serang.
Di lokasi tersebut, ratusan rumah warga terendam selama kurang lebih tiga hari. Sementara itu, di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, luapan air bahkan sempat menghanyutkan kendaraan dan melumpuhkan arus lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan.
Lutfi merinci sebaran kejadian di masing-masing wilayah, yakni 16 titik di Kabupaten Serang, 30 titik di Kota Serang, 23 titik di Kota Cilegon, lima titik di Kabupaten Lebak, 11 titik di Kabupaten Tangerang, serta 25 titik di Kabupaten Pandeglang.
Selain banjir, bencana longsor juga dilaporkan terjadi di dua kabupaten, masing-masing lima titik di Kabupaten Serang dan tiga titik di Kabupaten Lebak.
Saat ini, kondisi di lapangan secara umum sudah membaik. Air di sebagian besar wilayah terdampak telah surut dan warga mulai melakukan pemulihan lingkungan, termasuk membersihkan rumah dan fasilitas umum agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal.
“Mereka sudah pada kembali ke rumahnya masing-masing karena memang air sudah kering, tinggal pada tahap recovery rumahnya, pembersihan dan lainnya,” ujar Lutfi Mujahidin.