Pandeglang, Bantentv.com – Cuaca ekstrem kembali berdampak di Kabupaten Pandeglang. Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Kecamatan Carita, Senin, 12 Desember 2026, menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan bervariasi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang mencatat sedikitnya 10 rumah terdampak langsung akibat terjangan angin kencang.
Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Kampung Kadu Kemis, Desa Banjarmasin, Kecamatan Carita.
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras mengguyur wilayah pesisir Pandeglang. Angin puting beliung merusak atap rumah, merobohkan rangka baja, hingga menumbangkan pepohonan di sekitar permukiman warga.
Baca Juga: Banjir Kembali Rendam Desa Idaman, Ribuan Warga Patia Terisolir
Salah seorang warga terdampak, Ahyadi, mengungkapkan bahwa angin datang mendadak dan langsung merusak bagian rumahnya.
“Angin besar disertai hujan deras datang tiba-tiba dan langsung merusak rumah saya. Genteng beterbangan, rangka baja atap garasi ambruk hingga menimpa mobil. Alhamdulillah tidak ada korban luka,” ujar Ahyadi.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah.
Selain itu, beberapa bangunan rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Satu unit kendaraan milik warga juga dilaporkan ringsek tertimpa rangka atap garasi.
Warga bersama petugas BPBD-PK Pandeglang langsung melakukan kerja bakti membersihkan material bangunan yang rusak.
Petugas mengevakuasi pohon tumbang dan membantu menyingkirkan puing demi memulihkan akses lingkungan.
Petugas BPBD-PK Pandeglang, Rian Sutansyah, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutkan bahwa tingkat kerusakan rumah bervariasi.
“Berdasarkan laporan, tercatat 10 rumah rusak akibat angin kencang di Kecamatan Carita. Beberapa rumah tertimpa pohon, bahkan ada kendaraan yang rusak akibat tertimpa atap garasi. Tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat,” jelas Rian, Selasa, 13 Januari 2026.
BPBD-PK Pandeglang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem dan angin puting beliung masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.