Jumat, Januari 16, 2026
BerandaBeritaAndra Soni Apresiasi Strategi Polres Tangsel Tekan Tawuran Remaja

Andra Soni Apresiasi Strategi Polres Tangsel Tekan Tawuran Remaja

Saluran WhatsApp

Tangerang Selatan, Bantentv.com – Upaya pencegahan tawuran remaja di Kota Tangerang Selatan menunjukkan hasil signifikan. Program Cegah Tawuran (Cetar) yang digagas Polres Tangerang Selatan, mampu menurunkan angka tawuran hingga 60 persen, sekaligus menekan fatalitas korban berat dan meninggal dunia sebesar 40 persen.

Atas capaian tersebut, Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi kepada Polres Tangerang Selatan dengan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolres Tangsel dan jajaran.

Penghargaan itu diserahkan saat kunjungan silaturahmi di Markas Polres Tangerang Selatan, Jalan Promoter No. 1, Lengkong Gudang Timur, Minggu, 4 Januari 2026.

Menurut Andra Soni, inovasi pengamanan berbasis pencegahan menjadi kebutuhan penting bagi wilayah Banten, khususnya Tangerang Selatan yang memiliki karakter sebagai daerah penyangga ibu kota.

“Banten ini unik. Wilayah hukumnya terbagi antara Polda Banten dan Polda Metro Jaya. Karena itu, dibutuhkan inovasi dan koordinasi yang kuat,” ujar Andra.

Baca Juga: Asistensi Pos Kamling Terpadu, Polres Tangsel Beri Bantuan CCTV

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian selama lebih dari 10 bulan terakhir berjalan efektif, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah dengan tingkat mobilitas tinggi.

Gubernur juga menyoroti karakteristik Kota Tangerang Selatan yang majemuk dan heterogen.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pendekatan pengamanan yang lebih adaptif terhadap perubahan sosial, khususnya di kalangan remaja.

“Tangerang Selatan adalah miniatur Indonesia. Semua latar belakang ada di sini, sehingga pola pengamanan juga harus menyesuaikan,” katanya.

Andra Soni menambahkan, pola tawuran remaja saat ini telah berubah dan tidak lagi terbatas pada waktu tertentu.

Tawuran dapat terjadi kapan saja, termasuk malam hari, sehingga memerlukan intervensi sejak dini.

Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang menjelaskan bahwa penanganan tawuran dilakukan melalui pendekatan preventif dan edukatif. Sepanjang pelaksanaan Program Cetar, pihaknya telah menggelar 6.625 kegiatan penyuluhan dan pembinaan.

“Fokus kami adalah pencegahan. Hasilnya, angka tawuran turun 60 persen dan fatalitas akibat tawuran juga menurun hingga 40 persen,” ungkap Victor.

Selain itu, Polres Tangsel juga memperkuat pengamanan lingkungan melalui pembentukan Siskamling Terpadu di 328 titik, serta patroli rutin di kawasan rawan guna menjaga stabilitas kamtibmas.

TERKAIT
- Advertisment -