Pandeglang, Bantentv.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pandeglang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI sebagai bagian dari agenda lima tahunan partai untuk menyiapkan kepengurusan baru.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Baitul Hamdi, Kecamatan Menes, Selasa (16/6/2026), dibuka langsung oleh Ketua DPW PPP Banten, Neng Siti Julaiha.
Menurut Neng, Muscab menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempersiapkan partai menghadapi tahapan verifikasi dan Pemilu 2029.
“Muscab ini sangat urgent karena merupakan bagian dari konsolidasi dan memanaskan mesin partai dalam rangka persiapan verifikasi. Target kami, seluruh Muscab DPC kabupaten dan kota di Banten selesai pada Juni ini,” kata Neng.
Ia berharap formatur yang terpilih mampu segera menyusun kepengurusan baru sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Target kita pada 2029 adalah meraih hasil maksimal. Karena itu, kepengurusan yang terbentuk harus mampu bekerja dan membangun kekuatan partai dari sekarang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Pandeglang, E. Supriadi, menjelaskan proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme formatur yang melibatkan unsur PAC, DPC, DPW, hingga DPP.
Menurutnya, Muscab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan sarana memperkuat soliditas kader dalam menghadapi persaingan politik ke depan.
“Muscab ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi menjadi ajang konsolidasi partai untuk menghadapi pemilu yang akan datang. Karena lawan-lawan kita cukup berat, sehingga konsolidasi menjadi sangat krusial,” ungkap Supriadi.
Ia menambahkan, PPP Pandeglang telah menyiapkan berbagai strategi dan gerakan kader untuk memperkuat basis dukungan menjelang Pemilu 2029.
“Targetnya sederhana, bekerja maksimal. Mudah-mudahan pada pemilu mendatang PPP mampu bangkit, mendominasi, dan berjaya kembali,” katanya.
Melalui Muscab VI ini, PPP Pandeglang optimistis dapat melahirkan kepengurusan baru yang mampu memperkuat organisasi sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.