BerandaBeritaPolisi Ungkap Tawuran Antar Gengster di Tangerang, Satu Remaja Kritis Dibacok

Polisi Ungkap Tawuran Antar Gengster di Tangerang, Satu Remaja Kritis Dibacok

Saluran WhatsApp

Tangerang Selatan, Bantentv.com – Polresta Tangerang menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus tawuran antar gengster yang mengakibatkan seorang remaja berusia 14 tahun kritis akibat luka bacok di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Dalam konferensi pers itu, polisi memperlihatkan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan pelaku saat melakukan aksi tawuran antar remaja tersebut. Polisi juga berhasil menangkap terduga pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian di tempat persembunyiannya di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memimpin langsung jalannya konferensi pers pengungkapan kasus tawuran berdarah yang terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026.

Di hadapan awak media, polisi menunjukkan barang bukti yang digunakan tersangka berinisial MIP (18) dari kelompok Mystery 16.

Korban berinisial RW yang masih berstatus remaja dan berasal dari kelompok 18 Kilometer mengalami luka serius setelah dibacok menggunakan senjata tajam jenis corbek pada bagian belakang kepala. Saat kejadian, korban diketahui masih berada di atas sepeda motor.

“Dua kelompok remaja yang saling tantang bernama Kilometer 18 dan Mystery 16,” kata Indra Waspada pada konferensi pers, Selasa, 26 Mei 2026.

Menurut polisi, kedua kelompok remaja tersebut sebelumnya sepakat bertemu di lokasi melalui media sosial Instagram hingga akhirnya terjadi bentrokan.

Tawuran antar remaja itu pun berujung aksi pembacokan yang menyebabkan korban mengalami kondisi kritis.

“Akibat kejadian itu korban mengalami luka serius,” ujarnya.

Baca Juga: Cegah Tawuran, Polres Serang Gelar Turnamen Mobile Legends untuk Pelajar

Setelah korban ambruk, kelompok lawan langsung melarikan diri. Rekan-rekan korban kemudian membawa RW ke rumah sakit di wilayah Jatiuwung untuk mendapatkan penanganan medis.

Mendapat laporan dari pihak rumah sakit, jajaran Polresta Tangerang langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, menganalisis rekaman CCTV, serta mengumpulkan berbagai alat bukti lain. Dari hasil penyelidikan itu, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku pembacokan.

“Dalam waktu kurang dari 24 jam, tersangka MIP berhasil kami amankan di tempat persembunyiannya di kontrakan ibunya di wilayah Bekasi,” ujar Indra Waspada.

Selain senjata tajam jenis corbek, polisi juga menyita pakaian yang dikenakan tersangka saat aksi tawuran remaja tersebut terjadi.

Polisi menyebut proses penangkapan berlangsung cukup dramatis karena dilakukan oleh petugas berpakaian preman di rumah kontrakan milik ibu tersangka.

Negosiasi sempat berlangsung alot dan menegangkan antara aparat kepolisian dengan pihak keluarga tersangka hingga menjadi perhatian warga sekitar. Meski demikian, pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -