Serang, Bantentv.com – Indonesia Muda Preneur (IMP) menggandeng Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) dan Kementerian UMKM RI untuk mencetak entrepreneur muda.
Kegiatan yang difasilitasi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Eko Susilo, tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) DPRD Banten pada Kamis, 21 Mei 2025.
Founder Indonesia Muda Preneur, M. Irfan, mengatakan, gerakan ini untuk membangun kewirausahaan anak-anak muda sejak di bangku sekolah dan pesantren. Sehingga, ketika lulus tidak lagi menjadi pengangguran.
Kemudian, mereka akan terus dilakukan pembinaan sehingga menghasilkan market, baik offline maupun online, termasuk memiliki legalitas.
“Kami ingin membangun jiwa kewirausahaan anak-anak muda sejak mereka masih berada di bangku sekolah dan pesantren. Harapannya, ketika lulus mereka tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja dan menjadi pelaku usaha yang mandiri,” ujar M. Irfan.
Baca Juga: DPRD Pandeglang: Ajakan Berwirausaha Harus Disertai Dukungan Modal dan Pendampingan
Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Kemenkop RI, Reynaldi Purnomo, mengatakan, pihaknya menyambut baik program yang ada di Indonesia Muda Preneur. Program tersebut mendorong anak-anak muda sejak di sekolah untuk berwirausaha, sehingga mampu menciptakan produk dan lapangan kerja.
“Kami mengapresiasi program Indonesia Muda Preneur karena mendorong generasi muda untuk mulai berwirausaha sejak sekolah. Langkah ini penting agar lahir pelaku usaha baru yang mampu menciptakan produk dan membuka lapangan kerja,” kata Reynaldi.
Baca Juga: Program Konkrit Ciptakan Lapangan Kerja, Masyarakat Ingin Sandiaga Jadi Presiden 2024
Perwakilan Setneg RI, Gunawan, mengatakan, dalam mendukung wirausaha anak muda, pemerintah telah hadir melalui Perpres Pengembangan Kewirausahaan Nasional. Dalam peraturan tersebut terdapat amanah untuk menciptakan 1,2 juta wirausaha baru. Pada era Presiden Prabowo, target tersebut ditingkatkan menjadi 1,5 juta wirausaha baru.
“Pemerintah memiliki target menciptakan 1,2 juta wirausaha baru sebagaimana amanat dalam Perpres Pengembangan Kewirausahaan Nasional. Pada masa pemerintahan Presiden Prabowo, target tersebut bahkan ditingkatkan menjadi 1,5 juta wirausaha baru,” jelas Gunawan.
Melalui kolaborasi antara IMP, Setneg, dan Kementerian UMKM RI ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik terjun ke dunia usaha dan mampu menjadi penggerak perekonomian di masa depan.
Editor : Erina Faiha