BerandaBeritaMuhadjir Effendy Diperiksa KPK Terkait Kuota Haji Tambahan 2022, Ini Profil Lengkapnya

Muhadjir Effendy Diperiksa KPK Terkait Kuota Haji Tambahan 2022, Ini Profil Lengkapnya

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy, menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2022.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami peran Muhadjir saat menjabat sebagai Menteri Agama ad interim pada 2022. Muhadjir diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa penyidik meminta keterangan terkait penugasan Muhadjir sebagai Menteri Agama ad interim serta mekanisme penambahan kuota haji pada tahun tersebut.

“Saksi Saudara MHJ hadir dalam penjadwalan pemeriksaan hari ini. Penyidik meminta penjelasan berkaitan dengan penugasan sebagai Menteri Agama ad interim tahun 2022, serta mengenai kuota tambahan tahun 2022,” ujar Budi Prasetyo.

Baca Juga: Menteri Sosial Siap Salurkan Bansos bagi Korban Judi Online

Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan

Sebelum menjalani pemeriksaan, Muhadjir sempat mengajukan permohonan penundaan jadwal. Namun, menjelang waktu Magrib, ia tetap hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Usai diperiksa, Muhadjir mengaku memutuskan datang karena tidak ingin menimbulkan kesan menghindari proses hukum.

“Saya sebenarnya sudah mengajukan permohonan penundaan. Tapi karena muncul pemberitaan, saya khawatir dianggap menghindari pemeriksaan. Akhirnya saya memutuskan datang hari ini,” kata Muhadjir.

Baca Juga: Presiden Jokowi Bantah Soal Korban Judi Online Terima Bansos

Profil Singkat Muhadjir Effendy

Muhadjir Effendy lahir di Madiun pada 29 Juli 1956. Ia merupakan anak keenam dari sembilan bersaudara, pasangan Soeroja dan Sri Soebita.

Ia menempuh pendidikan tinggi di IAIN Malang (kini UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), IKIP Malang, kemudian melanjutkan Magister Administrasi Publik di Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar doktor Ilmu Sosial dari Universitas Airlangga.

Karier Akademik dan Pemerintahan

Muhadjir memulai karier di Universitas Muhammadiyah Malang sebagai karyawan honorer, kemudian menjadi dosen hingga dipercaya menjabat sebagai rektor selama tiga periode, dari 2000 hingga 2016.

Baca Juga: Menko PMK dan Menhub Pantau Pelabuhan Merak

Di pemerintahan, ia pernah menjabat sebagai:

  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (2016–2019)
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (2019–2024)
  • Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji

Aktif di Muhammadiyah

Selain di dunia pendidikan, Muhadjir aktif di Muhammadiyah, mulai dari tingkat ranting hingga Pimpinan Pusat. Ia juga menjadi anggota Dewan Pembina Ma’arif Institute for Culture and Humanity.

Produktif Menulis

Muhadjir juga dikenal sebagai penulis. Beberapa bukunya antara lain Dunia Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan serta Bunga Rampai Pendidikan. Sejak mahasiswa, ia aktif sebagai wartawan kampus dan mendirikan surat kabar kampus BESTARI di UMM pada 1986.

Keluarga Muhadjir Effendy

Keluarga Muhadjir Effendy

Muhadjir Effendy menikah dengan Suryan Widati dan dikaruniai tiga anak:

  • Muktam Roya Azidan
  • Senoshaumi Hably
  • Harbantyo Ken Najjar

Penghargaan

Atas pengabdiannya, Muhadjir Effendy menerima penghargaan Satyalencana Karya Satya XX pada 2010.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -