Bantentv.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT BPR Dana Karunia Sejahtera dan PT BPR Menaramas Mitra ke dalam PT BPR Karunia sebagai bagian dari langkah konsolidasi industri perbankan.
Kebijakan tersebut dilakukan untuk memperkuat permodalan, meningkatkan daya saing, serta memperkokoh ketahanan industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR), khususnya dalam mendukung pembiayaan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Persetujuan itu tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-33/D.03/2026 tanggal 22 April 2026. PT BPR Karunia sendiri berkedudukan di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.
Baca Juga: OJK Jabodebek Dorong BPR/BPRS Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi, mengatakan penggabungan usaha diharapkan mampu memperkuat struktur permodalan BPR sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola dan manajemen risiko.
“Melalui penggabungan usaha, BPR dapat memperkuat permodalan dan meningkatkan daya saing, serta memperkuat penerapan tata kelola dan manajemen risiko,” kata Edwin dalam keterangannya, Rabu 13 Mei 2026.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar BPR mampu mengembangkan bisnis dan meningkatkan pelayanan kepada nasabah dengan tetap berpedoman pada prinsip kehati-hatian.
Penggabungan tiga BPR ini juga menjadi bagian dari implementasi POJK Nomor 7 Tahun 2024 tentang Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah.
Selain itu, langkah tersebut sejalan dengan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR-BPRS 2024-2027 yang menitikberatkan pada penguatan struktur industri melalui konsolidasi.
OJK menilai konsolidasi diperlukan agar industri BPR lebih efisien, kompetitif, dan mampu bertahan di tengah dinamika ekonomi.
Jumlah BPR di Jabodebek Menurun
Dengan adanya penggabungan tersebut, jumlah BPR dan BPRS di wilayah pengawasan OJK Jabodebek hingga April 2026 tercatat menjadi 117 BPR dan 16 BPRS.
Jumlah tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 125 BPR dan 16 BPRS.
Penurunan terjadi karena sejumlah BPR di wilayah Jabodebek melakukan aksi konsolidasi serupa.
Baca Juga: OJK Dorong Kemandirian Finansial Perempuan untuk Tingkatkan Kesejahteraan
Ke depan, OJK memastikan akan terus mendorong penguatan kelembagaan BPR melalui transformasi dan konsolidasi industri.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kontribusi BPR terhadap pembiayaan sektor riil, terutama UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah maupun nasional.