BerandaBeritaGrace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim, Simak Profil Mantan Jurnalis yang Kini Jadi...

Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim, Simak Profil Mantan Jurnalis yang Kini Jadi Politikus

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Sekretaris Dewan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, menjadi sorotan publik usai dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait unggahan di media sosial mengenai potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), di Masjid UGM.

Tak hanya Grace Natalie, mantan kader PSI Ade Armando dan konten kreator Permadi Arya alias Abu Janda juga turut dilaporkan dalam kasus tersebut. Pelaporan dilakukan oleh 40 organisasi masyarakat (ormas) Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama.

Dalam pidatonya, Jusuf Kalla menjelaskan konflik di Poso dan Ambon sebagai refleksi penting untuk menjaga kerukunan antarumat beragama. Namun, aliansi tersebut menilai potongan video yang diunggah Grace, Ade Armando, dan Abu Janda telah memunculkan kesan negatif hingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Ade Armando Resmi Tinggalkan PSI, Ini Alasannya

Perjalanan Pendidikan Grace Natalie

Grace Natalie lahir di Jakarta pada 4 Juli 1982. Ia menempuh pendidikan menengah atas di SMAK 3 BPK Penabur Jakarta.

Grace kemudian melanjutkan pendidikan S1 jurusan Akuntansi di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie (IBII). Semasa kuliah, ia juga aktif menjadi asisten dosen untuk beberapa mata kuliah.

Baca Juga: PWI Pandeglang Gelar Seminar Safari Jurnalistik

Tak berhenti di situ, Grace tercatat pernah menempuh pendidikan Master of Public Administration di National University of Singapore pada 2021 dan Master of Business Administration di Singapore Management University pada 2023.

Karier di Dunia Jurnalistik

Perjalanan Grace Natalie di dunia jurnalistik dimulai saat mengikuti kompetisi “SCTV Goes to Campus”. Dalam ajang tersebut, ia berhasil menjadi pemenang wilayah Jakarta dan masuk lima besar tingkat nasional.

Usai menyelesaikan kuliah, Grace direkrut SCTV dan menjadi salah satu penyiar Liputan 6. Pada awal kariernya, ia aktif meliput berbagai peristiwa mulai dari kriminal, politik, ekonomi, hingga isu sosial.

Grace juga dikenal sebagai jurnalis lapangan yang kerap meliput peristiwa berisiko tinggi. Ia pernah meliput tragedi tsunami Aceh 2004, erupsi Gunung Talang di Sumatera Barat, hingga konflik horizontal di Poso, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: PSI Mulai Buka Penjaringan Pilgub Banten, Mencari Sosok Anti Korupsi

Kariernya terus berkembang hingga sempat berpindah ke ANTV dan kemudian tvOne mengikuti seniornya, Karni Ilyas. Saat bekerja di tvOne, Grace juga mengikuti kursus singkat di Maastricht School of Management, Belanda, pada 2009.

Selain itu, ia pernah melakukan wawancara eksklusif dengan sejumlah tokoh internasional, seperti mantan Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva, Presiden Timor Leste José Ramos-Horta, Steve Forbes, hingga George Soros.

Terjun ke Dunia Politik

Pada Juni 2012, Grace Natalie meninggalkan dunia jurnalistik dan menjabat sebagai CEO Saiful Mujani Research and Consulting.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2014, Grace memutuskan terjun ke dunia politik dengan menjadi salah satu pendiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia juga dipercaya menjadi ketua umum pertama PSI untuk periode 2014–2021.

Di bawah kepemimpinannya, PSI berhasil meraih sekitar 3 juta suara nasional pada pemilu pertamanya. Saat ini, Grace menjabat sebagai Sekretaris Dewan PSI.

Baca Juga: Dewan Pers dan Komunitas Pers Tolak RUU Penyiaran

Pernah Jadi Stafsus Presiden dan Komisaris BUMN

Grace Natalie juga sempat ditunjuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai Staf Khusus Presiden sejak Mei 2024.

Pada Juni 2024, Grace ditetapkan sebagai Komisaris MIND ID berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Meski kini tidak lagi aktif sebagai pengurus partai politik karena aturan yang melarang pengurus parpol merangkap jabatan direksi atau komisaris BUMN, Grace masih aktif menyampaikan pandangannya melalui media sosial.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -