Serang, Bantentv.com – Serang Mengaji program unggulan Wali Kota – Wakil Wali kota Serang Budi Rustandi – Nur Agis Aulia menunjukkan progres signifikan.
Capaian ini tak terlepas dari kolaborasi Dindikbud, Satgas Serang Mengaji dengan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA).
General Manager Area Banten Badan Wakaf Al-Qur’an Nana Sujana, mengatakan kerja sama ini menjawab tantangan mengenai tingginya angka buta aksara Al-Qur’an secara nasional.
Nana menjelaskan keberhasilan ini adalah penggunaan sistem grading melalui aplikasi khusus. Setiap siswa diuji kemampuannya dan dikategorikan ke dalam beberapa tingkatan, mulai dari Mumtaz (Istimewa), Jayyid (Baik), hingga Cukup.
“Siswa yang sudah masuk kategori Baik atau Cukup akan diterbitkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi bahwa mereka telah menyelesaikan program Serang Mengaji dan dinyatakan mampu membaca Al-Qur’an,” ujar Nana, Rabu 29 April 2026.
Bagi siswa yang belum mencapai standar, BWA bersama Satgas dan Dindikbud menerjunkan relawan dan ustaz memberikan pendampingan intensif.
BWA juga melaksanakan program Train of Trainer (ToT) bagi guru-guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengajarkan metode cara cepat membaca Al-Qur’an.
“Untuk kelas 9, baik negeri maupun swasta, kami diamanatkan oleh Pak Wali kota untuk menyelesaikan 100%. Saat ini datanya sudah masuk diangka 95%. Secara keseluruhan pelajar di Kota Serang, progresnya sudah 85 sampai 90%,” jelasnya.

Nana menyebut, dari sekitar 1.600 pelajar yang awalnya terdeteksi buta aksara Al-Qur’an, kini hanya tersisa sekitar 300 orang yang masih dalam tahap pembinaan intensif.
Selain pengajaran, BWA juga mendukung ketersediaan sarana. Sebanyak 17.000 mushaf Al-Qur’an telah didistribusikan ke berbagai sekolah negeri, pondok pesantren, hingga majelis taklim di Kota Serang.
Nana menargetkan dalam empat tahun masa kerja sama ini, target One Man One Mushaf dapat tercapai.
“Kami ingin setiap murid memiliki satu Al-Qur’an untuk mendukung kegiatan Tahsin sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai. Kami akan terus men-support kebutuhan Al-Qur’an di Kota Serang secara bertahap,” jelas Nana.
Baca Juga: Gerakan Serang Mengaji Berbuah Hasil, 100% Siswa Kelas 6 SDN 21 Kota Serang Lancar Baca Al-Qur’an
Tak hanya menyasar pelajar SD dan SMP, program ini juga masuk ke ranah PAUD/TK melalui pendekatan yang berbeda. Di tingkat usia dini, fokus diberikan pada motivasi melalui kegiatan parenting dan Al-kisah-kisah islami menarik.
Selain Serang Mengaji, sinergi BWA dan Pemkot Serang juga merambah pada program kesejahteraan masyarakat melalui program Serang Sejahtera yang melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kerja sama ini adalah komitmen jangka panjang selama 4 tahun ke depan. Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Wali Kota yang menjadikan ini program unggulan, dan kami di BWA siap mengawal visi ini hingga Kota Serang benar-benar bebas buta aksara Al-Qur’an,” pungkas Nana.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengapresiasi kepada Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA), Satgas termasuk pihak Sekolah atas kontribusi nyatanya dalam mendukung program Serang Mengaji.
“Terima kasih kepada BWA dan atas dukungannya sehingga program Serang Mengaji berjalan sukses tanpa kendala dengan capaian kurang lebih 95%. Saya berharap kerja sama ini terus berlanjut ke berbagai dinas lainnya di Kota Serang sesegera mungkin,” ujar Budi Rustandi.