Serang, Bantentv.com – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang menggelar roadshow literasi digital guna membekali generasi muda dengan kemampuan digital yang komprehensif. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMAN 1 Ciruas, Rabu, 11 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo Kabupaten Serang mendorong agar setiap SMA dan SMK di Kabupaten Serang memiliki agen digital yang dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan literasi digital kepada masyarakat.
Kepala Diskominfo Kabupaten Serang, Surtaman, mengatakan untuk merealisasikan program tersebut pihaknya meminta setiap sekolah menyiapkan dua siswa yang akan dibina dalam program literasi digital. Para siswa tersebut nantinya akan menjadi agen digital yang bertugas menyampaikan informasi terkait pembangunan Kabupaten Serang.
“Para siswa akan dibekali pemahaman mengenai keamanan digital, zakat digital, budaya digital, dan etika digital. Harapannya, masyarakat Kabupaten Serang memiliki pondasi literasi digital yang kuat, cakap, aman, serta berbudaya dalam memanfaatkan teknologi,” ujar Surtaman.
Baca Juga: Diskominfo Kabupaten Serang Edukasi Keamanan Informasi Data Pribadi Bagi ASN
Ia menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi emas Kabupaten Serang 2045 yang memiliki kemampuan literasi digital yang baik.
“Ke depan dunia kerja akan semakin berbasis digital. Karena itu, generasi muda harus dibekali kemampuan literasi digital agar tidak tertinggal,” tuturnya.
Surtaman menjelaskan, saat ini sebagian besar generasi muda lebih mengenal digitalisasi hanya sebatas media sosial. Padahal, digitalisasi juga telah diterapkan dalam berbagai layanan pemerintah daerah.
Baca Juga: Diskominfo Cilegon Perkuat Implementasi Program Satu Data
Melalui program agen digital ini, para siswa diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa digitalisasi tidak hanya sebatas media sosial, tetapi juga mencakup berbagai layanan publik berbasis teknologi.
“Saat ini Pemerintah Kabupaten Serang telah menyediakan berbagai layanan digital melalui Aplikasi Serang Bahagia, yang mencakup layanan administrasi kependudukan, ketenagakerjaan, kesehatan, dan lainnya,” jelasnya.
Selain itu, para agen digital juga diharapkan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai etika bermedia sosial, budaya digital, serta kecakapan digital.
“Tidak hanya menggunakan media sosial, tetapi juga bagaimana membuat konten yang positif dan bermanfaat. Bahkan mereka bisa menjadi pandu literasi digital di lingkungannya, termasuk mencegah penipuan online dan judi online,” paparnya.
Surtaman menyebutkan, pada Bulan Suci Ramadan ini program agen digital telah berjalan di SMAN 1 Cikande, SMAN 1 Ciruas, serta di Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran.
Ke depan, program tersebut akan diperluas mulai bulan Syawal hingga Desember dengan pembagian wilayah di zona Serang Barat, Timur, Utara, dan Selatan.
“Setiap zona nantinya akan diikuti dua hingga empat sekolah. Saat ini sudah terkumpul sekitar 20 sekolah dengan total 40 siswa yang akan mendapatkan pelatihan literasi digital,” ujarnya.
Selain menyasar sekolah, Diskominfo Kabupaten Serang juga berencana memperluas program literasi digital ke pondok pesantren. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Nurul Fikri Boarding School di Kecamatan Cinangka serta mengirimkan surat kepada Kementerian Agama Kabupaten Serang.
“Untuk pondok pesantren tingkat SMA di Kabupaten Serang yang ingin mendapatkan materi literasi digital, kami persilakan datang ke Diskominfo,” pungkasnya.
Editor : Erina Faiha