BerandaBeritaRamadan 2026, Pemkot Cilegon Pastikan Stok Pangan Aman

Ramadan 2026, Pemkot Cilegon Pastikan Stok Pangan Aman

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Pemerintah Kota Cilegon memastikan stok pangan di wilayahnya dalam kondisi aman dan terkendali selama bulan suci Ramadan 2026.

Kepastian tersebut disampaikan setelah dilakukan monitoring langsung ke sejumlah pedagang di pasar-pasar Kota Cilegon.

Dari hasil pemantauan, ketersediaan bahan pokok di pasaran dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, pemerintah mengakui adanya potensi kenaikan harga pada beberapa komoditas tertentu seiring meningkatnya permintaan selama Ramadan. Namun, secara umum stok pangan dinyatakan tetap tersedia dan terjaga.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.

Pemkot Cilegon memastikan stok pangan aman untuk Ramadan 2026 (Bantentv.com/ Ali)
Pemkot Cilegon memastikan stok pangan aman untuk Ramadan 2026 (Bantentv.com/ Ali)

“Kami datang langsung untuk mengecek dan mensurvei harga-harga yang mulai tinggi. Tadi kami temukan harga cabai rawit merah, naik menjadi Rp90.000. Itu sudah di atas HET (Harga Eceran Tertinggi). Daging ayam juga sudah mulai naik. Kalau daging sapi masih di standar normal,” ujar Robinsar.

Ia menjelaskan, meskipun terdapat kenaikan harga pada komoditas seperti cabai rawit merah yang mencapai Rp90.000 per kilogram, pemerintah menjamin stok pangan selama Ramadan tetap dalam kondisi aman.

  Baca Juga: Pemkot Cilegon Gulirkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi 880 Pekerja Rentan

Pemerintah Kota Cilegon juga menegaskan komitmennya untuk segera melakukan intervensi apabila ditemukan kelangkaan atau lonjakan harga yang tidak wajar.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas stok pangan dan harga, Pemkot Cilegon akan menggelar operasi pasar bekerja sama dengan Bulog.

Selanjutnya, intervensi serupa akan terus dilakukan apabila terjadi kelangkaan komoditas maupun kenaikan harga yang signifikan.

“Ke depan, terhadap bahan-bahan yang mengalami kelangkaan dan harga tinggi, Pemerintah Kota melalui Dinas Perindag akan melakukan operasi pasar untuk intervensi harga. Terkait stok minyak yang kosong di beberapa warung, kami bersama Pak Dandim dan Disperindag akan berkomunikasi dengan Bulog untuk mendata pedagang yang punya NIB agar bisa disuplai langsung,” jelasnya.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -