Bantentv.com – Valentine menjadi salah satu momen populer yang dirayakan di berbagai belahan dunia. Hari yang identik dengan sebutan Hari Kasih Sayang ini biasanya diisi dengan berbagai perayaan spesial bersama pasangan maupun orang-orang terdekat.
Setiap 14 Februari, banyak pasangan merayakannya dengan makan malam romantis, bertukar hadiah seperti cokelat, bunga, boneka, hingga surat cinta. Namun, di sejumlah negara, Valentine dirayakan dengan tradisi yang unik dan berbeda satu sama lain.
Baca Juga: Tradisi Unik Valentine di Berbagai Negara, dari Cokelat hingga Gembok Cinta
Berikut beberapa tradisi Valentine di berbagai negara yang mungkin belum banyak diketahui:
Tradisi Gaekkebrev – Denmark
Warga Denmark merayakan Valentine dengan tradisi unik bernama Gaekkebrev. Dilansir dari laman Acclaro, tradisi ini dilakukan dengan mengirim surat berisi puisi yang dihias cantik dan dilengkapi bunga snowdrop. Menariknya, nama pengirim tidak ditulis secara lengkap, melainkan diganti dengan titik-titik sesuai jumlah huruf namanya. Jika penerima berhasil menebak pengirimnya, maka ia akan mendapatkan hadiah berupa telur Paskah.
Dwynwen’s Day – Wales
Berbeda dari kebanyakan negara, masyarakat Wales merayakan hari kasih sayang pada 25 Januari yang dikenal sebagai Dwynwen’s Day. Perayaan ini terinspirasi dari kisah Santa Dwynwen, putri Raja Brychan Brycheiniog yang mengalami kisah cinta tak beruntung. Salah satu doanya adalah agar pasangan lain memiliki nasib percintaan yang lebih baik.
Baca Juga: 5 Ide Kegiatan di Hari Valentine Bersama Pasangan yang Romantis, yang LDR juga Bisa Coba
Dalam perayaannya, pasangan biasanya bertukar hadiah dan kartu ucapan. Tradisi mengukir lovespoon juga masih dilakukan, sebuah kebiasaan yang telah ada sejak abad ke-17.
White Day dan Black Day – Korea Selatan
Di Korea Selatan, Valentine dirayakan pada 14 Februari dengan tradisi perempuan memberikan cokelat kepada pria yang disukai. Sebulan kemudian, tepatnya 14 Maret, para pria membalasnya dengan hadiah bernuansa putih dalam perayaan yang dikenal sebagai White Day.
Sementara itu, bagi mereka yang belum memiliki pasangan, 14 April diperingati sebagai Black Day. Pada hari tersebut, para lajang biasanya berkumpul dan menyantap jjajangmyeon, mi dengan saus kacang kedelai hitam.
Svátek Zamilovaných – Republik Ceko
Jika sebagian besar negara memperingati Hari Buruh pada 1 Mei, masyarakat Republik Ceko justru merayakan hari kasih sayang yang disebut Svátek Zamilovaných atau Day of Love pada tanggal tersebut.
Baca Juga: Benarkah Sejarah Cokelat Identik dengan Valentine?
Pasangan biasanya berkumpul di sekitar patung penyair Karel Hynek Mácha di Praha. Ia dikenal lewat puisi berjudul “Máj” yang berarti ‘Mei’, berkisah tentang cinta tragis sepasang kekasih. Selain itu, mencium pasangan di bawah pohon cherry blossom dipercaya membawa kecantikan dan keberuntungan sepanjang tahun.
Ystävänpäivä – Finlandia
Di Finlandia, Valentine dikenal sebagai Ystävänpäivä yang berarti “Hari Teman”. Perayaan ini lebih menekankan pada persahabatan dibandingkan hubungan romantis. Masyarakat biasanya merayakannya dengan berkumpul bersama teman-teman, makan bersama, serta saling bertukar kartu ucapan. Meski baru populer sejak akhir 1980-an, tradisi ini menjadi salah satu momen yang dinantikan.
Dari beragam tradisi tersebut, terlihat bahwa Valentine tidak selalu identik dengan pasangan. Momen ini juga bisa dimaknai sebagai waktu untuk menunjukkan kasih sayang kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat.
Editor : Erina Faiha