BerandaBeritaHidup Sebatang Kara, Lansia Pandeglang Tinggal di Rumah Tak Layak

Hidup Sebatang Kara, Lansia Pandeglang Tinggal di Rumah Tak Layak

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Seorang lansia bernama Sumiati (66), warga Kampung Carodok Lebak, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, harus menjalani masa tuanya sebatang kara di rumah tidak layak huni yang telah ditempatinya puluhan tahun.

Rumah berukuran sekitar 5×4 meter itu terbuat dari kayu dan bambu yang kini sudah keropos.

Sementara itu, lubang besar terlihat di bagian atap dan dinding, membuat hunian tersebut rawan roboh dan membahayakan penghuninya.

Sejak suaminya meninggal dunia puluhan tahun lalu, Sumiati hidup sebatang kara berjuang sendiri untuk bertahan hidup.

Dengan kondisi fisik yang sering sakit dan ingatan yang mulai pikun, ia tidak memiliki pekerjaan tetap.

Baca Juga: Setiap Hujan Harus Mengungsi, Kisah Atih Tinggal di Rumah Panggung Keropos

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Sumiati memungut buah melinjo dan biji cengkeh yang jatuh di kebun milik tetangga. Hasil pungutan itu kemudian dijual ke pasar dengan penghasilan yang sangat terbatas.

Salah seorang tetangga, Sahlan, mengungkapkan bahwa Nenek Sumiati telah lama tinggal sebatang kara di rumah tersebut.

“Sekitar 40 tahun tinggal di rumah tidak layak huni ini, sendirian karena suaminya sudah meninggal sejak lama. Untuk makan sehari-hari, Nenek Sumiati biasa mungutin tangkil,” ujar Sahlan, Rabu 4 Februari 2026.

Di sisi lain, kondisi bangunan yang semakin miring dan rapuh menimbulkan kekhawatiran warga sekitar. Mereka khawatir keselamatan Sumiati terancam, terutama saat cuaca buruk melanda.

“Kami sering takut, apalagi kalau musim hujan disertai angin kencang. Khawatir rumahnya roboh dan menimpa beliau,” kata Sahlan.

Hingga kini, Sumiati masih bertahan di rumah tersebut. Harapannya sederhana, memiliki tempat tinggal yang aman dan kering saat hujan turun, di tengah belum adanya bantuan perbaikan rumah yang signifikan.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -