BerandaBeritaTembus Medan Terjal, Dedikasi Bidan Desa Layani Kesehatan Warga Lebak Selatan

Tembus Medan Terjal, Dedikasi Bidan Desa Layani Kesehatan Warga Lebak Selatan

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Hutan lebat, perbukitan, serta medan pegunungan yang terjal di wilayah selatan Kabupaten Lebak, Banten, tidak menyurutkan pengabdian tenaga kesehatan untuk terus melayani masyarakat.

Kondisi geografis yang sulit justru menjadi bagian dari keseharian Bidan desa di Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, yang selama bertahun-tahun tetap berjuang memberikan pelayanan kesehatan kepada warga meski harus menghadapi akses jalan yang terbatas.

Di balik rimbunnya hutan dan jalur perbukitan tersebut, Dita dan Lina, dua Bidan Desa Cibarani, menjadi tumpuan utama layanan kesehatan masyarakat setempat.

Keduanya berada di bawah naungan Puskesmas Cirinten dan secara rutin harus menempuh jalur ekstrem dengan kondisi naik-turun perbukitan demi menjangkau warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan dasar.

Dita telah bertugas sebagai Bidan desa di wilayah pedalaman itu selama sembilan tahun terakhir, sementara Lina mulai mengabdi sejak tahun 2017.

Selama menjalankan tugasnya sebagai Bidan, keduanya kerap berjibaku dengan medan berat yang harus dilalui, terutama ketika cuaca tidak bersahabat dan jalanan menjadi licin.

Dita dan Lina, dua bidan Desa Cibarani (Bantentv.com/ Nano)
Dita dan Lina, dua bidan Desa Cibarani (Bantentv.com/ Nano)

Menurut mereka, secara umum kondisi kesehatan ibu dan anak di Desa Cibarani tergolong baik. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi juga cukup tinggi, sehingga berbagai program kesehatan dapat berjalan relatif lancar.

“Untuk kesehatannya Alhamdulillah baik. Partisipasi cukup aktif dari masyarakat,” kata Dita.

Meski demikian, tantangan utama yang dihadapi Bidan bukan terletak pada aspek pelayanan medis, melainkan pada akses menuju lokasi.

Jalan terjal yang licin saat hujan sering kali memaksa mereka meninggalkan kendaraan pribadi dan menggunakan jasa ojek.

Perjalanan dari Puskesmas Cirinten menuju Desa Cibarani dapat memakan waktu sekitar satu jam, bahkan lebih lama ketika kondisi cuaca memburuk.

“Tantangannya mungkin di jalan ya, karena di sini kan perbukitan, naik turun. Apalagi kalau hujan, gak bisa naik motor sendiri, harus diantar,” kata Lina.

Kendati menghadapi kondisi tersebut, semangat pengabdian kedua Bidan itu tidak pernah surut. Sambutan masyarakat yang kooperatif dan penuh antusias menjadi penyemangat tersendiri.

Setiap kedatangan Bidan selalu dinantikan warga yang berharap mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju Puskesmas.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -