BerandaBeritaBanjir Kembali Rendam Desa Idaman, Ribuan Warga Patia Terisolir

Banjir Kembali Rendam Desa Idaman, Ribuan Warga Patia Terisolir

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Banjir kembali merendam pemukiman warga di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Patia sejak dua hari terakhir menyebabkan Sungai Cilemer meluap hingga air masuk ke rumah-rumah warga.

Hingga saat ini, air masih menggenangi wilayah tersebut dan belum menunjukkan tanda-tanda surut. Hujan dengan intensitas tinggi yang turun selama dua hari terakhir membuat aliran Sungai Cilemer tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap dan merendam rumah warga di Patia.

Baca Juga: Air Mulai Surut di Patia Pandeglang, Akses Jalan Desa Masih Tergenang

Berdasarkan pantauan di lapangan, ketinggian air yang menggenangi rumah-rumah warga di Patia bervariasi, mulai dari sekitar 50 sentimeter hingga mencapai satu meter.

Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total karena akses jalan terputus dan lingkungan sekitar tergenang air.

Meski demikian, sebagian warga Patia memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing dan belum memutuskan untuk mengungsi.

Sedikitnya tercatat 1.226 warga dari 422 kepala keluarga terdampak banjir di wilayah Patia. Warga diminta untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Banjir merendam pemukiman warga di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang (Bantentv.com/ Rangga)
Banjir merendam pemukiman warga di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang (Bantentv.com/ Rangga)

Salah seorang warga terdampak banjir, Mamad, mengatakan bahwa hujan dengan intensitas tinggi telah mengguyur wilayah Patia selama dua hari terakhir.

“Jalan yang biasa kita lewati itu terputus. Kalau sudah seperti ini, ya sangat mengganggu aktivitas,” kata Mamad.

Sementara itu, Kepala Desa Idaman, Ilman, menyebutkan bahwa banjir kerap terjadi di wilayah Patia akibat meluapnya air Sungai Cilemer.

“Banjir kali ini diduga karena curah hujan yang tinggi, sehingga Kali Cilemer meluap ke pemukiman warga,” ungkap Ilman.

Pemerintah desa mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Patia yang tinggal di bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Warga juga diminta segera mengungsi apabila debit air kembali meningkat, guna menghindari risiko yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -