BerandaBeritaMasuk Musim Hujan, Warga Jombang Wetan Gotong Royong Bersihkan Drainase

Masuk Musim Hujan, Warga Jombang Wetan Gotong Royong Bersihkan Drainase

Saluran WhatsApp

Cilegon, Bantentv.com – Memasuki musim penghujan, warga di Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, menunjukkan kepedulian bersama dengan menggelar kegiatan gotong royong membersihkan drainase lingkungan.

Aksi ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya banjir yang kerap menghantui wilayah tersebut saat curah hujan meningkat.

Warga membersihkan material lumpur dan sampah yang menyumbat saluran air di sejumlah titik rawan genangan.

Kegiatan tersebut menyasar area permukiman yang selama ini dikenal sebagai langganan banjir, terutama karena minimnya daerah resapan air serta kontur tanah yang cenderung cekung.

Baca Juga: Tujuh Kecamatan di Cilegon Masuk Zona Rawan Banjir Saat Musim Hujan

“Utamanya ada di Jalan Durian dan Manggis. Drainasenya perlu dibersihkan,” ujar Yudi Mauludin, salah seorang warga.

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko genangan yang sering terjadi ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Ia menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan bentuk kesadaran masyarakat dalam menghadapi musim penghujan.

Menurutnya, pembersihan saluran menjadi langkah penting untuk mencegah air meluap ke permukiman.

Ia menambahkan, wilayah Jombang Wetan membutuhkan perhatian lebih karena faktor geografis yang membuat air mudah tergenang. Oleh sebab itu, keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan dinilai sangat krusial.

Warga kecamatan Jombang Wetan, kota Cilegon, bergotong royong membersihkan drainase (Bantentv.com/ Ali)
Warga kecamatan Jombang Wetan, kota Cilegon, bergotong royong membersihkan drainase (Bantentv.com/ Ali)

Ketua KNPI Cilegon, Ari Irawan, turut mengapresiasi inisiatif warga tersebut. Ia berharap kegiatan gotong royong dapat meminimalkan kekhawatiran masyarakat terhadap ancaman banjir yang berulang setiap musim hujan.

Selain itu, pihaknya juga telah menindaklanjuti aspirasi warga dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.

“KNPI dapat laporan dari masyarakat, kita bersurat ke dinas terkait untuk bareng-bareng bisa merevitalisasi ataupun memperbaiki saluran-saluran air yang mampet agar di bulan Januari, Kota Cilegon bisa siap menghadapi curah hujan yang tinggi,” kata Ari.

Meski demikian, aksi gotong royong ini belum sepenuhnya mendapat dukungan menyeluruh. Masih ada sebagian warga yang menganggap kegiatan tersebut sepele.

Padahal, kekompakan dan kerja sama antarwarga menjadi kunci penting dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -