BerandaBeritaPolda Banten Ingatkan Bahaya Narkoba, 28,2 Persen Pengguna Berasal dari Usia Pelajar

Polda Banten Ingatkan Bahaya Narkoba, 28,2 Persen Pengguna Berasal dari Usia Pelajar

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Polda Banten bersama Polres Serang menggelar sosialisasi pencegahan kenakalan remaja dan bahaya narkoba di SMAN 1 Pontang, Kabupaten Serang, Senin pagi, 15 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif yang berpotensi merusak masa depan pelajar.

Sosialisasi tersebut dihadiri Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, Plh. Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi, jajaran guru, serta para siswa SMAN 1 Pontang.

Para pelajar dibekali pemahaman tentang bahaya narkoba dan dampak kenakalan remaja, baik dari sisi hukum maupun masa depan pendidikan.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menyampaikan arahan Kapolda Banten Irjen Pol Hengki yang menegaskan bahwa kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi penerus bangsa.

Baca Juga: Gandeng Kemenag, BNN Cilegon Masukkan Kurikulum Anti Narkoba ke Ponpes

Oleh karena itu, pencegahan tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar.

“Pencegahan kenakalan remaja dan narkoba harus dilakukan bersama. Peran orang tua, sekolah, dan lingkungan sangat menentukan dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Condro Sasongko.

Sementara itu, AKBP Meryadi memaparkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun 2025 yang menunjukkan 28,2 persen pengguna narkoba berasal dari kelompok usia 15 hingga 24 tahun.

Data tersebut menjadi peringatan bahwa edukasi dan pendampingan sejak dini di lingkungan sekolah sangat penting.

“Ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa edukasi dan pencegahan harus dimulai sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah,” ujar AKBP Meryadi.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polda Banten berharap para pelajar mampu menjauhi perilaku menyimpang, memahami risiko hukum dan kesehatan, serta fokus pada pendidikan dan pembentukan karakter positif sebagai bekal masa depan.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -