BerandaBeritaJanji Tinggal Janji, Huntap Korban Banjir Batal Lagi

Janji Tinggal Janji, Huntap Korban Banjir Batal Lagi

Saluran WhatsApp

Lebak, Bantentv.com – Sudah lima tahun berlalu sejak banjir bandang melanda Kabupaten Lebak pada Januari 2020. Namun hingga kini, ratusan warga korban bencana itu masih harus menetap di hunian sementara (huntara) yang terletak di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong.

Sebanyak 221 kepala keluarga tinggal di gubuk-gubuk pengungsian yang berdiri seadanya, menunggu kepastian relokasi yang tak kunjung terealisasi.

Pemerintah sebelumnya telah berulang kali menyampaikan rencana pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak, namun hingga tahun ini janji tersebut kembali gagal diwujudkan.

Ratusan warga korban bencana itu masih harus menetap di hunian sementara (huntara) yang terletak di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong (Bantentv.com/ Nano)
Ratusan warga korban bencana itu masih harus menetap di hunian sementara (huntara) yang terletak di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong (Bantentv.com/ Nano)

Padahal, pemerintah sempat menjanjikan pembangunan huntap akan dimulai pada November 2025. Sayangnya, kabar itu kembali berubah menjadi kekecewaan bagi warga yang sudah terlalu lama menanti kepastian tempat tinggal yang layak.

Salah satu warga penghuni huntara, Raman, menyampaikan rasa kecewanya setelah mendengar bahwa pembangunan huntap kembali batal dilakukan tahun ini.

Baca Juga: Pemprov Banten Dorong Percepatan Pembangunan Huntap Korban Banjir Lebak

“Kami kecewa, sudah lima tahun tinggal di sini, selalu diberikan janji bahwa akan kembali dibangun, namun nyatanya gagal lagi,” ujar Raman, warga huntara yang kini hanya bisa pasrah.

Kondisi ini menambah panjang deretan janji pemerintah yang belum terealisasi bagi korban banjir bandang Lebak.

Warga yang sudah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan kini hanya berharap agar pemerintah, baik pusat maupun daerah, benar-benar serius memperhatikan nasib mereka.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -