Bantentv.com – Dalam beberapa tahun terakhir, streetwear lokal semakin menunjukkan tajinya di dunia mode. Tak hanya jadi pilihan alternatif, kini banyak brand Indonesia yang berhasil bersaing dengan merek internasional di kalangan fashion anak muda.
Tren ini terlihat jelas di berbagai platform digital, pameran mode, hingga event musik yang selalu jadi tempat lahirnya tren baru.
Dulu, fashion anak muda lebih banyak dipengaruhi oleh gaya luar negeri seperti Supreme, Stüssy, atau Off-White.
Namun sekarang, brand Indonesia seperti Erigo, Compass, Thanksinsomnia, Rawtype Riot, hingga Public Culture mulai mencuri perhatian.
Desain yang fresh, pesan yang kuat, dan kualitas bahan yang nggak kalah dari produk global menjadikan streetwear lokal punya identitas sendiri lebih autentik dan dekat dengan budaya anak muda Indonesia.
Baca Juga: Bupati Serang Ratu Zakiyah Dorong Dekranasda Angkat Kelas Produk Lokal
Salah satu tonggak penting bagi perkembangan streetwear lokal adalah saat brand Indonesia mulai muncul di panggung internasional.
Contohnya Erigo, yang tampil di New York Fashion Week dan mendapat respons positif dari media luar negeri.
Momentum ini membuka mata banyak orang bahwa fashion anak muda dari Indonesia punya potensi besar di kancah global.
Selain faktor kualitas, kekuatan utama streetwear lokal terletak pada narasi budaya yang dibawanya.
Banyak desainer muda yang mengambil inspirasi dari kearifan lokal, seni jalanan, dan isu sosial. Hal itu membuat setiap koleksi terasa lebih personal dan relevan.
Dukung Ekosistem Kreatif Tanah Air
Anak muda yang mengenakannya tidak hanya bergaya, tapi juga mengekspresikan identitas dan kebanggaan terhadap karya dalam negeri.
Fenomena ini juga diperkuat dengan tren belanja online. Berkat media sosial dan e-commerce, brand Indonesia bisa menjangkau pasar yang lebih luas tanpa perlu toko fisik besar.
Baca Juga: Skincare Ini Punya Indonesia, Tapi Sering Dikira Merek Luar. Apa Saja? Yuk Kenalan!
Kolaborasi lintas industri seperti antara brand streetwear dengan musisi, ilustrator, hingga coffee shop, juga makin sering terjadi, memperkuat posisi mereka di pasar lokal maupun global.
Kini, memakai streetwear lokal bukan lagi sekadar pilihan gaya, tapi juga bentuk dukungan pada ekosistem kreatif tanah air.
Dengan kreativitas yang terus berkembang, bukan tidak mungkin suatu saat produk fashion anak muda dari Indonesia menjadi trendsetter di Asia bahkan dunia.