Minggu, April 14, 2024
BerandaInHouseFeatureTips Berikan Pertolongan Pertama pada Laka Lantas

Tips Berikan Pertolongan Pertama pada Laka Lantas

Serang, Bantentv.com – Pada kejadian kecelakaan lalu lintas atau laka lantas, seringkali para saksi atau pengguna jalan yang melihat kejadian melakukan hal yang kurang tepat saat memberikan pertolongan pertama. Minimnya pengetahuan tentang cara-cara yang tepat dalam memberikan pertolongan pertama pada laka lantas terkadang justru membahayakan korban maupun penolong itu sendiri.

Bahkan tak jarang, para pengguna jalan yang melihat laka lantas tidak berani memberikan pertolongan. Akhirnya, hal ini seringkali menjadi sebab bertambahnya korban jiwa dalam laka lantas.

Dilansir dari laman hellosehat.com, berdasarkan Panduan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Lalu Lintas yang diterbitkan Kementerian Kesehatan RI, berikut ini beberapa tips yang tepat dalam memberikan pertolongan pertama pada laka lantas :

  1. Bersikap tenang dan kuasai keadaan sekitar

Hal pertama yang harus dilakukan saat melihat laka lantas adalah bersikap tenang. Perasaan syok dan terkejut adalah hal yang wajar terjadi. Tapi, bersikap tergesa-gesa dan panik tak jarang membuat keliru dalam mengambil tindakan.

Selanjutnya, lihatlah keadaan sekitar. Apakah lokasi laka lantas cukup aman untuk didekati. Jangan sampai niat menolong justru membahayakan bagi penolong karena lokasi yang masih tidak aman. Perhatikan kondisi sekitar, apakah terdapat percikan api yang memungkinkan terjadinya ledakan, dan kondisi darurat lainnya.

2. Menghubungi nomor darurat

Terlepas dari ada tidaknya korban jiwa dalam laka lantas, segeralah menghubungi nomor darurat seperti pihak kepolisian, medis, maupun pemadam kebakaran. Jadilah pionir dalam memberikan pertolongan, jauhkan asumsi jika orang lain sudah menghubungi nomor-nomor darurat tersebut.

3. Periksa keadaan korban

Jika situasi dan kondisi sekitar dinilai sudah cukup aman, langkah selanjutnya adalah memeriksa keadaan korban kecelakaan. Pastikan kondisi korban apakah masih hidup atau meninggal. Jika memungkinkan, evakuasi korban menjauh dari lokasi kecelakaan.
Untuk melakukan hal ini perlu diperhatikan beberapa hal agar tidak semakin mencederai korban. Penolong hanya boleh memindahkan korban kecelakaan pada situasi mendesak dan tidak boleh secara paksa.

Saat memindahkan korban, topanglah bagian tulang belakang dan leher dengan baik. Jika ada pendarahan, cobalah menghentikannya dengan menekan bagian tubuh yang mengeluarkan darah menggunakan kain atau benda lain yang dapat menahan aliran darah. Posisikan bagian tubuh yang mengalami pendarahan menjadi lebih tinggi dari posisi jantung.

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR