Bantentv.com – Film animasi Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Film Jumbo dikabarkan akan tayang di bioskop Korea Selatan mulai Februari 2026.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh sutradara Jumbo, Ryan Adriandhy, melalui akun media sosial X miliknya.
“ANYEONG KOREA!! #FILMJUMBO akan tayang di bioskop KorSel mulai 25 Februari 2026!” tulis Ryan.
Dalam unggahan tersebut, Ryan juga membagikan poster resmi film Jumbo yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Korea, menandai kesiapan film ini memasuki pasar internasional.
Baca Juga: Film Animasi Indonesia ‘Jumbo’ Tembus 40 Negara, Bukti Kualitas Lokal Setara Internasional
Sementara itu, akun Instagram @bymstudio.official turut membagikan trailer resmi Jumbo untuk penonton mancanegara. Menariknya, dalam trailer tersebut para karakter utama seperti Don, Meri, Mae, Nurman, dan Atta berdialog menggunakan bahasa Inggris, dengan subtitle aksara Korea.
Sinopsis Film Jumbo
Film Jumbo mengisahkan Don, seorang anak berbadan gemuk yang kerap menjadi sasaran ejekan teman-temannya dengan julukan “Jumbo”. Meski sering diremehkan, Don bertekad membuktikan bahwa dirinya bukan anak yang gagal.
Ia berusaha memenangkan lomba bakat kampung dengan menampilkan drama panggung yang terinspirasi dari buku dongeng kesayangan peninggalan kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia. Kisah ini menyuguhkan pesan tentang kepercayaan diri, mimpi, dan keberanian menghadapi stigma.
Sukses di Dalam dan Luar Negeri
Film animasi Jumbo pertama kali tayang di bioskop Indonesia pada libur Lebaran, 31 Maret 2025. Film ini mencatatkan kesuksesan besar dengan meraih 10 juta penonton di dalam negeri.
Tak hanya itu, Jumbo juga resmi tayang di Netflix pada 25 Desember 2025, memperluas jangkauan penontonnya ke pasar global.
Sebelum Korea Selatan, film Jumbo telah lebih dulu diputar di sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Brunei Darussalam, Rusia, Taiwan, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.
Kehadiran Jumbo di bioskop Korea Selatan menjadi bukti bahwa film animasi Indonesia semakin diperhitungkan di panggung internasional.
Editor : Erina Faiha