BerandaHiburanFilmDari Cerita Rakyat ke Layar Lebar, Legenda Kelam Malin Kundang Hadirkan Cerita...

Dari Cerita Rakyat ke Layar Lebar, Legenda Kelam Malin Kundang Hadirkan Cerita Mencekam

Saluran WhatsApp

Bantentv.com  – Film terbaru bertajuk Legenda Kelam Malin Kundang resmi merilis trailer perdananya pada 27 Agustus 2025.

Karya ini menjadi upaya reinterpretasi atas salah satu cerita rakyat paling populer di Nusantara, namun disajikan dengan nuansa lebih gelap dan penuh misteri.

Diproduksi oleh Joko Anwar bersama Tia Hasibuan melalui rumah produksi Come and See Pictures, film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop mulai 27 November 2025.

Baca Juga: Intip Daftar Serial Netflix yang Paling Ditunggu di Tahun 202

Rumah produksi ini sebelumnya dikenal lewat karya-karya terbaik seperti Siksa Kubur (2024) dan Pengepungan di Bukit Duri (2025).

Tak ayal, jika kemunculan trailer perdananya langsung disambut antusias oleh jutaan penggemar.

Film ini juga diketahui menandai debut layar lebar bagi dua sutradara muda, Rafki Hidayat dan Kevin Rahardjo.

Sementara itu, naskah ditulis oleh Joko Anwar, Aline Djayasukmana, dan Rafki Hidayat.

Mengusung genre drama thriller, kisah klasik Malin Kundang yang telah kita kenal, diolah kembali dengan lebih relevan dengan isu-isu modern.

Sinopsis Legenda Kelam Malin Kundang

Tangkapan layar trailer Legenda Kelam Malin Kundang (Come and See Pictures)

Trailer resmi memperlihatkan awal kisah saat seorang anak, diperankan oleh Sulthan Hamonangan, meninggalkan ibunya untuk merantau ke kota.

Ia berjanji akan mengirim uang, dan suatu hari menjemput sang ibu agar bisa tinggal bersamanya.

Waktu pun berlalu, dan tokoh itu tumbuh dewasa. Sosoknya digambarkan melalui karakter Alif (Rio Dewanto), seorang seniman lukisan mikro.

Ia hidup bahagia bersama istri tercintanya, Nadine (Faradina Mufti), serta anak mereka, Emir (Jordan Omar).

Namun, kehidupan yang tampak harmonis berubah drastis ketika seorang perempuan datang dan mengaku sebagai ibunya.

Dari titik inilah alur cerita bergeser menuju ketegangan, menghadirkan suasana mencekam dan kelam.

Legenda Kelam Malin Kundang dihadirkan bukan hanya untuk mengulang kisah legenda lama.

Joko Anwar dan tim kreatif memadukan beberapa unsur tradisional untuk menambahkan elemen elemen baru sehingga cerita terasa relevan dengan realitas masyarakat masa kini.

Editor: Siti Anisatusshalihah

TERKAIT
- Advertisment -