BerandaEkonomiIHSG Senin 27 Oktober Ditutup Melemah 1,87 Persen, Sektor Energi Jadi Penekan...

IHSG Senin 27 Oktober Ditutup Melemah 1,87 Persen, Sektor Energi Jadi Penekan Utama

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Ditutup 1,87 persen atau 154,57 poin ke level 8.117,15 pada akhir sesi perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah atau merosot pada Senin 27 Oktober 2025.

Tercatat, nilai transaksi pada sesi perdagangan hari ini, Senin 27 Oktober sebesar Rp28,86 triliun. Volume mencapai 38,15 miliar saham dan frekuensi 2,85 juta kali.

Dari total saham yang diperdagangkan tersebut, sebanyak 506 turun, 234 naik, dan 216 stagnan.

Sementara market cap Bursa Efek Indonesia turun Rp358 triliun. Pasar bergerak dari Rp15.234 triliun menjadi Rp14.876 triliun pada akhir Jumat, 24 Oktober 2025.

Baca Juga: IHSG Tembus 8.000, Prabowo: Pertama Kalinya Dalam Sejarah Republik Kita

Sementara tekanan berlangsung hampir di seluruh sektor. Namun, sektor energi menjadi penekan utama dengan koreksi 3,71 persen. Selanjutnya, sektor properti turun 3,48 persen dan industri dasar melemah 1,31 persen.

Dikutip dari IDX Channel, Sektor keuangan dan infrastruktur masing-masing terkoreksi 1,68 persen dan 1,80 persen. Dari 11 sektor utama itu, hanya sektor kesehatan yang menguat 1,05 persen.

Pada kelompok saham top losers LQ45, penurunan tajam dialami PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang anjlok 9,34 persen ke Rp3.300. Sementara itu, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 6,36 persen ke Rp324. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga turun 6,19 persen ke Rp7.200.

Sebaliknya, untuk saham top gainers LQ45 di antaranya PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 7,96 persen ke Rp1.420. Selain itu, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menguat 7,11 persen ke Rp2.710. Disusul PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) naik 5,56 persen ke Rp665. Selanjutnya, PT Bank Jago Tbk (ARTO) meningkat 4,85 persen ke Rp2.160.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -