Minggu, Mei 19, 2024
BerandaBeritaWarga Unyur Ancam Urug Rel Kereta Api di Jalur Frontage 

Warga Unyur Ancam Urug Rel Kereta Api di Jalur Frontage 

Serang, Bantentv.com – Forum RW Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang mengadu kepada Wakil Ketua DPRD Kota Serang Hasan Basri. Warga mengadu atas mangkraknya jalur frontage yang terputus jalur kereta api. Warga mengancam akan mengurug rel kereta dijalur frontage untuk menyambungkan jalur frontage yang terputus jalur kereta api.

Hal itu terungkap saat reses Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Hasan Basri di Kelurahan Unyur. Dalam pertemuan itu perwakilan forum RW se-Kelurahan Unyur mengeluhkan mangkraknya pembangunan frontage tersebut. Pemerintah Kota Serang dinilai warga terlalu lambat merampungkan jalur frontage. Warga akhirnya mengancam akan mengurug jalur yang menghubungkan terowongan Terondol dengan jalan raya Banten tersebut.

Diketahui, keberadaan jalur frontage itu dibangun pada masa kepemimpinan Walikota Serang, Tubagus Haerul Jaman. Jalur ini dibangun untuk memecah kepadatan kendaraan di terowongan Terondol. Namun hingga kini pembangunannya belum dirampungkan.  Akibatnya warga mempertaruhkan keselamatan mereka dengan terpaksa melewati rel kereta api tanpa palang pintu.

Dalam pertemuan tersebut warga meminta Hasan Basri mengingatkan Pemkot Serang agar serius merampungkan jalur frontage. Warga juga meminta Hasan Basri memasukan tuntutan mereka ke dalam agenda resesnya.

Menanggapi aspirasi forum RW se-Kelurahan Unyur, Hasan Basri sebagai pihak DPRD Kota Serang akan secepatnya mengingatkan Pemkot Serang agar memprioritaskan perampungan jalur frontage.

“Sebenarnya, untuk merampungkan jalur frontage ini hanya terbentur izin dari PT KAI dan Kementerian Perhubungan, karena jalur tersebut berada di bawah kewenangan mereka,” ungkap Hasan Basri.

Dirinya menambahkan jika mengacu pada undang-undang, sudah tidak diperbolehkan lagi membangun perlintasan sebidang. Pelebaran terowongan Terondol bisa menjadi opsi lain, dengan meminta izin kepada pengelola jalan tol. (jaya/red)

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR