Serang, Bantentv.com – Kemunculan ular di permukiman warga kembali meresahkan masyarakat Kota Serang. Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seekor ular masuk ke dalam rumah warga di Kecamatan Taktakan, Banten.
Menanggapi kejadian tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah.
Warga diminta rutin membersihkan pekarangan, memangkas rumput liar, serta menyingkirkan tumpukan barang yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular.
Selain itu, BBKSDA juga mengingatkan agar masyarakat menutup lubang pembuangan air, khususnya di kamar mandi. Hal ini karena ular dapat masuk ke dalam rumah melalui saluran tersebut.
Kepala Resort Konservasi Wilayah II SKW I Serang BBKSDA Jawa Barat, Tuwuh Rahadianto Laban, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangani dua ekor ular sanca. Ular-ular ini masuk ke permukiman warga di wilayah Serang dalam beberapa waktu terakhir.
“Memang ular sanca tidak berbisa, tetapi tetap berbahaya karena memiliki lilitan yang kuat,” ujar Tuwuh.
Ia menegaskan, warga tidak disarankan menangani ular secara mandiri, terutama jika yang ditemukan adalah ular berbisa seperti kobra.
“Jika masyarakat melihat ular, apalagi jenis kobra yang berbisa tinggi dan sangat berbahaya, jangan panik. Segera hubungi pihak BKSDA untuk penanganan yang aman,” tegasnya.
Tuwuh juga mengingatkan, penanganan mandiri tanpa keahlian berisiko tinggi dan dapat membahayakan keselamatan warga.
Masyarakat diharapkan segera melapor agar evakuasi dapat dilakukan oleh petugas berpengalaman.