Senin, Juni 24, 2024
BerandaBeritaRibuan Lulusan SD di Kota Serang Tak Bisa Masuk SMP Negeri

Ribuan Lulusan SD di Kota Serang Tak Bisa Masuk SMP Negeri

Serang, Bantentv.com – Ribuan murid lulusan Sekolah Dasar di Kota Serang tidak bisa masuk ke SMP Negeri di Kota Serang lantaran kuota penerimaan peserta didik baru di tingkat SMP terbatas.

Jumlah keseluruhan murid  lulusan Sekolah Dasar di Kota Serang hampir lima puluh persennya bakal tidak bisa masuk ke SMP Negeri pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Hal itu lantaran kuota penerimaan peserta didik baru untuk SMP Negeri jumlahnya terbatas. Jumlah total murid lulusan Sekolah Dasar di Kota Serang tahun ini mencapai 12.414 orang, sedangkan jumlah kuota penerimaan peserta didik baru untuk SMP Negeri sekota Serang baik jalur zonasi, afirmasi, prestasi, perpindahan hanya 6.688.

Walikota Serang, Syafrudin saat meninjau pos pelayanan PPDB online di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Selasa siang, 28 Juni 2022, mengatakan bagi orangtua pelajar di Kota Serang yang tidak masuk di sekolah negeri diimbau masuk ke sekolah swasta.

“Bagi pelajar yang tidak masuk sekolah negeri, silahkan daftar ke sekolah swasta,” ujar Walikota Serang.

Syafrudin menambahkan, terbatasnya kuota penerimaan peserta didik baru pada SMP Negeri di Kota Serang lantaran daya tampung SMP Negeri se-kota Serang tidak memadai. Ada 29 SMP Negeri di Kota Serang. Untuk menambah kuota maka pemerintah Kota Serang harus membuka sekolah baru.

“Saat ini di Kota Serang hanya ada 29 SMP Negeri,” kata Syafrudin.

Hal yang sama juga diutarakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Alpedi. Menurutnya pihak orangtua murid tidak harus memaksakan anaknya bersekolah di sekolah negeri karena jumlah kuota dan sekolah yang terbatas. Sehingga sekolah swasta maupun pondok pesantren harus menjadi pilihan untuk anak – anak mereka bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Orangtua jangan memaksakan anak untuk skeolah ke sekolah negeri, sekolah swasta dan pondok pesantren bisa jadi pilihan,” ujar Alpedi mengamini.

Untuk proses PPDB berbasis online hingga hari kedua ini, Selasa 28 Juni tidak di temukan permasalahan dan jumlah siswa yang telah terdaftar mencapai 5.000 siswa lebih. PPDB online tingkat SMP tahun ajaran 2022-2023 dibuka hingga 30 juni mendatang. (jay/red)

TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

DIBAGIKAN

KOMENTAR