Bantentv.com – Andi Rahadian resmi dilantik sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman pada Jumat, 10 April 2026. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Prosesi pelantikan dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, serta Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.
Hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca Juga: Pemulangan Dewi Belum Bisa Dilakukan, Proses Hukum Masih Bergulir
Pengangkatan Andi Rahadian sebagai duta besar tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 31/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman dengan kedudukan di Muscat.
Banyak masyarakat yang kemudian mencari tahu sosok Andi Rahadian yang dipercaya Presiden Prabowo untuk mengemban tugas diplomatik tersebut. Berikut profil dan perjalanan karier Andi Rahadian.
Profil Andi Rahadian
Andi Rahadian lahir pada 8 Juli 1969 dan merupakan diplomat karier Indonesia. Ia telah berkiprah di dunia diplomasi sejak bergabung dengan Kementerian Luar Negeri pada Maret 1994.
Dalam perjalanan kariernya, Andi pernah bertugas di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di San Francisco sebagai Konsul bidang informasi serta urusan sosial budaya pada 2006 hingga 2010. Ia kemudian melanjutkan tugas sebagai diplomat di Direktorat Perjanjian Ekonomi dan Sosial Budaya Kementerian Luar Negeri.
Baca Juga: Bangga! Debut Pertama Reza Rahadian sebagai Sutradara Film ‘Pangku’, Dapat Penghargaan Internasional
Pada 13 September 2019, Andi mendapat penugasan di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik. Dalam jabatan tersebut, ia juga dipercaya menjadi juru bicara kementerian.
Selanjutnya, pada 18 Mei 2021, Andi dilantik sebagai Asisten Deputi Bidang Pelayanan Publik dan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat. Ia kemudian kembali dipercaya menempati posisi Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparat, dan Pengawasan III pada 11 Januari 2022.
Dalam perannya, Andi turut mengoordinasikan berbagai kementerian dan lembaga di sektor pembangunan manusia dan kebudayaan, serta pemerintah daerah di sejumlah wilayah Indonesia. Ia juga memimpin delegasi kementerian dalam konferensi OECD di Milan pada Oktober 2024.
Presiden Prabowo Subianto menominasikan Andi Rahadian sebagai Duta Besar RI untuk Oman dan Yaman pada Juli 2025. Nominasinya kemudian disetujui Dewan Perwakilan Rakyat pada 8 Juli 2025, sebelum akhirnya resmi dilantik pada 10 April 2026.
Editor : Erina Faiha