Tangerang, Bantentv.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang melalui Unit Donor Darah menggelar pertemuan sekaligus pelatihan bagi puluhan kurir atau ojek pengantar darah yang selama ini menjadi mitra, baik di rumah sakit maupun di lingkungan PMI Kabupaten Tangerang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan pengantaran darah agar sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan, sehingga distribusi darah dapat dilakukan secara cepat, aman, dan tepat waktu.
Baca Juga: PMI Banten Lepas Tim Medis ke Pidie Jaya, Perkuat Bantuan Bencana Aceh
Pelatihan yang berlangsung di salah satu gedung pertemuan di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, diikuti dengan antusias oleh para kurir. Para ojek pengantar darah hadir dengan mengenakan kostum koboy sesuai tema kegiatan “Bersama Mengantarkan Harapan”.
Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi kepada para ojek yang selama ini berperan penting dalam mendukung layanan kemanusiaan di bidang kesehatan.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, turut hadir dan memberikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Tangerang serta para ojek pengantar darah.
Ia menilai keberadaan para kurir ini memiliki peran strategis dalam memastikan darah sampai kepada pasien yang membutuhkan dalam kondisi tepat dan aman.
“Mudah-mudahan acara ini bisa mempersatukan, membuat solid antara PMI dengan para pengantar darah sehingga ke depannya mereka mengantarkan darah sudah sesuai SOP dan bisa banyak membantu warga Kabupaten Tangerang agar pengantarannya cepat dan tepat,” ujar Intan.
Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tangerang, dr. Zainal Mutaqqin, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud kontribusi PMI dalam memberikan penghargaan kepada para ojek pengantar darah yang telah menjadi mitra setia.
Menurutnya, tanpa peran para kurir, distribusi darah kepada pasien tidak akan berjalan optimal. “Tanpa mereka (kurir pengantar darah), darah itu tidak sampai ke pasien. Itulah mengapa mereka memiliki peran penting dalam hal ini, untuk bisa melakukan pengantaran sesuai dengan SOP dan aman,” kata dr. Zainal.
Selain peningkatan kapasitas para ojek, PMI Kabupaten Tangerang juga berharap dapat memperluas kerja sama dengan ojek lainnya.