Cilegon, Bantentv.com – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah terus berupaya memperkuat peran ekonomi berbasis komunitas di tingkat kelurahan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong pembangunan gerai Koperasi Merah Putih agar dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dari total 43 unit yang telah terbentuk di Kota Cilegon, hingga kini baru 20 koperasi yang memiliki gerai dan sudah berjalan secara aktif.
Pemerintah daerah menilai keberadaan koperasi menjadi instrumen penting dalam memperkuat distribusi kebutuhan pokok dan menumbuhkan aktivitas ekonomi warga di lingkungan sekitar.
Meski belum seluruhnya beroperasi, seluruh koperasi yang ada di Kota Cilegon telah memiliki status badan hukum, sehingga secara administratif telah memenuhi persyaratan dasar.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Cilegon, Didin Supriatna Maulana, menjelaskan bahwa sebagian unit yang belum berjalan telah mendapatkan dukungan program pengelolaan gerai.
Program tersebut difokuskan pada tahap pengoperasian sekaligus pembangunan sarana penunjang agar koperasi merah putih dapat segera difungsikan.
“Kami juga sudah mendapatkan program pembanguna gerai untuk koperasi merah putih itu sekarang ada delapan titik,” kata Didin.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih di Desa Silebu Mulai Dibangun, Dorong Akses Kebutuhan Pokok Lebih Terjangkau
Selain dukungan pembangunan fisik, pemerintah daerah juga memberikan kemudahan permodalan. Didin menambahkan bahwa pihaknya menyalurkan pinjaman tanpa bunga dan tanpa skema bagi hasil dengan modal awal sebesar sepuluh juta rupiah.
“Tanpa bunga, tanpa bagi hasil, subsidi dari pemerintah melalui BPRS Kota Cilegon, itu untuk pembelian tiga produk, dari beras, minyak goreng dan gas,” sambungnya.
Adapun delapan titik pembangunan gerai tersebut tersebar di Kelurahan Kalitimbang, Cikerai, Panggungrawi, Taman Kodok, Tegal Ratu, Pasar Krenceng, Pasar Cigading, dan Tegal Bunder.