Minggu, Desember 7, 2025
BerandaBeritaPolres Serang Ungkap Pembunuhan Berkedok Kecelakaan Lalu Lintas

Polres Serang Ungkap Pembunuhan Berkedok Kecelakaan Lalu Lintas

Saluran WhatsApp

Serang, Bantentv.com – Polres Serang mengungkap fakta mengejutkan di balik kematian Anan Riyanto (32), warga Cijoro, Rangkasbitung, Lebak. Insiden yang awalnya diduga kecelakaan lalu lintas ternyata merupakan kasus pembunuhan yang dilakukan dua rekan kerjanya sendiri.

Kasus ini terkuak usai hasil penyelidikan Tim Resmob Satreskrim Polres Serang menunjukkan adanya indikasi kekerasan fisik yang berujung kematian. Padahal, laporan awal Unit Gakkum Satlantas mengarah pada dugaan kecelakaan.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan, titik terang kasus muncul setelah polisi menelusuri rekaman CCTV dan melakukan pemeriksaan forensik.

Kedua pelaku, MN (29) asal Pringsewu dan RA (23) asal Lampung Selatan, ditangkap saat mengambil DO ayam potong di PT Cibadak Indah Sari Farm 2, Tenjo, Kabupaten Bogor, pada 22 November 2025.

“Awalnya dikira lakalantas. Tapi setelah melihat CCTV dan hasil penyelidikan, jelas ada tindakan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal,” ujar Kapolres.

Baca Juga: Apa yang Terjadi di Jembatan Cimake? Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas

Proses ekshumasi mengungkap luka fatal pada tubuh korban, termasuk patah tulang dasar tengkorak bagian depan, patah tulang wajah, hingga patah rahang bawah.

Forensik memastikan penyebab kematian adalah patah tulang dasar tengkorak bagian depan.

Peristiwa bermula pada 9 November 2025, saat kedua pelaku mengendarai truk Mitsubishi BE 8673 C untuk mengambil DO ayam di Rangkasbitung.

Korban tiba-tiba mengejar dan naik ke bagian belakang truk tanpa alasan jelas. Panik, pelaku memukul korban menggunakan kunci roda hingga terjatuh dan meninggal di lokasi.

Tim Resmob mengamankan truk dan kunci roda sebagai barang bukti. AKBP Condro menegaskan proses hukum akan dilakukan tanpa kompromi.

“Proses hukum berjalan tegas dan transparan. Tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan yang merenggut nyawa,” tegas Condro.

Editor AF Setiawan
TERKAIT
- Advertisment -