Kamis, Februari 19, 2026
BerandaBeritaNasionalPemerintah Evaluasi Total Bantuan Sosial Usai Kasus Siswa SD di NTT

Pemerintah Evaluasi Total Bantuan Sosial Usai Kasus Siswa SD di NTT

Saluran WhatsApp

Bantentv.com – Pemerintah menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus yang menimpa seorang anak usia sekolah di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Presiden Prabowo Subianto disebut memberi atensi khusus agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, perhatian Presiden diberikan menyusul kasus tragis yang menimpa siswa sekolah dasar di wilayah dengan tingkat kemiskinan ekstrem tersebut. Pemerintah menilai peristiwa ini tidak seharusnya terjadi.

Menindaklanjuti arahan Presiden, pemerintah langsung melakukan koordinasi cepat dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Langkah ini ditempuh untuk memastikan penanganan terhadap keluarga korban berjalan optimal.

“Kami mewakili pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Kami telah berkoordinasi dengan jajaran terkait, karena bagi kami ini adalah kejadian yang seharusnya tidak boleh terjadi,” ujar Prasetyo Hadi di Jakarta, Rabu (4/2).

Prasetyo menegaskan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan dan penyaluran bantuan sosial.

Evaluasi difokuskan pada daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem, termasuk Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, Presiden Prabowo meminta agar mekanisme pencegahan diperkuat sehingga kejadian serupa dapat diantisipasi lebih dini. Pemerintah tidak ingin ada warga rentan yang terlewat dari jangkauan bantuan.

Selain pendataan, pemerintah juga akan memperkuat sistem pelaporan struktural di tingkat daerah.

Kepala desa hingga kepala dusun diminta lebih aktif melakukan pemantauan kondisi warganya.

“Jika ditemukan warga rentan yang belum tercatat dalam program bantuan, segera laporkan. Ini penting agar negara benar-benar hadir,” kata Prasetyo.

Pemerintah berharap penguatan koordinasi pusat dan daerah dapat memastikan perlindungan yang lebih baik bagi anak-anak dan keluarga rentan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses dan ekonomi.

TERKAIT
- Advertisment -