BerandaBeritaKebakaran Dahsyat Hanguskan Restoran di Tangsel, Dua Petugas Tumbang

Kebakaran Dahsyat Hanguskan Restoran di Tangsel, Dua Petugas Tumbang

Saluran WhatsApp

Tangerang, Bantentv.com – Peristiwa kebakaran hebat terjadi di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, pada Selasa malam. Sebuah restoran yang berlokasi di Jalan Raya Puspiptek ludes terbakar setelah api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian bangunan.

Insiden kebakaran ini juga menyebabkan dua petugas pemadam mengalami sesak napas saat proses pemadaman berlangsung.

Api dalam peristiwa kebakaran tersebut diketahui dengan cepat menyebar dan hampir meratakan bangunan.

Baca Juga: Kebakaran Ruko Kelontong di Cikande, Satu Orang Alami Luka Bakar

Banyaknya material mudah terbakar seperti bambu dan ilalang, ditambah tiupan angin kencang, membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan oleh petugas di lapangan.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api. Namun, proses penanganan kebakaran sempat mengalami hambatan, di antaranya kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi serta sumber air yang cukup jauh.

“Anggota ada dua orang yang sesak napas karena asap,” kata Kabid Pemadaman Damkar Tangsel, Omay Komarudin, di lokasi.

Dua petugas damkar tumbang saat bertugas di lokasi kebakaran restoran di Tangsel (Foto: Bantentv.com)
Dua petugas damkar tumbang saat bertugas di lokasi kebakaran restoran di Tangsel (Foto: Bantentv.com)

Ia menjelaskan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.30 WIB. Sebanyak 11 unit armada dikerahkan untuk menangani kejadian ini, terdiri dari sembilan unit milik Damkar Tangerang Selatan dan dua unit bantuan dari Kabupaten Tangerang.

“Tadi api begitu besar karena yang kebakaran itu bambu dan ilalang, jadi memudahkan terbakar,” ungkapnya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang dengan cepat memicu api di dalam bangunan. Pekatnya asap dalam proses pemadaman membuat dua petugas harus dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah hampir tiga jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan. Penanganan kebakaran ini melibatkan total sebelas unit mobil pemadam yang bekerja secara intensif hingga situasi dinyatakan aman.

Hingga saat ini, kasus kebakaran masih dalam penanganan Polres Tangerang Selatan guna memastikan penyebab pasti kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar.

“Kurang lebih untuk kerugian Rp2 miliar,” pungkas Omay.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran kapan saja.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -