Selasa, Februari 17, 2026
BerandaBeritaHeboh Menu MBG Masuk Kantong Plastik di Pandeglang, Kepala SPPG Karyasari Klarifikasi

Heboh Menu MBG Masuk Kantong Plastik di Pandeglang, Kepala SPPG Karyasari Klarifikasi

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Sebuah video yang memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui diwadahi dalam kantong plastik tanpa alas mendadak viral di media sosial. Menanggapi kegaduhan tersebut, Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, memberikan klarifikasi untuk meluruskan kronologi kejadian.

Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menegaskan bahwa proses pengolahan hingga pengemasan makanan di dapur SPPG telah sepenuhnya mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.

“Dari dapur kami sudah memenuhi standar. Kami menggunakan food tray atau ompreng yang telah disanitasi dengan baik. Begitu makanan sampai di lokasi, langsung kami distribusikan kepada ibu-ibu kader,” jelas Dimas saat memberikan keterangan, Kamis, 15 Januari 2026.

Persoalan muncul ketika makanan tersebut berada di tangan kader posyandu untuk dibagikan kepada penerima manfaat. Dimas mengaku terkejut mengetahui menu bergizi itu justru dipindahkan ke dalam kantong plastik tanpa alas.

“Setelah didistribusikan ke ibu kader, ternyata sampai ke penerima manfaat sudah dibungkus plastik. Itu dilakukan secara spontan tanpa sepengetahuan saya sebagai Kepala SPPG,” tambahnya.

Baca Juga: Indonesia Peringkat Ketiga Penghasil Sampah Plastik di Dunia

Hingga kini, pihak SPPG masih mendalami motif di balik tindakan tersebut. Berdasarkan klarifikasi awal, oknum kader mengakui pemindahan makanan ke plastik dilakukan secara spontan dan tidak direncanakan sebelumnya.

Menu yang telah disusun dengan komposisi gizi seimbang itu pun menjadi tampak tidak layak saji karena tercampur dalam satu plastik. Adapun menu yang disiapkan saat itu terdiri dari lontong, ayam goreng, saus kacang, dan buah lengkeng.

“Sangat disayangkan menu itu dicampur ke dalam kantong plastik. Padahal kami sudah menyiapkan sesuai standar kesehatan,” ujar Dimas.

Atas kejadian ini, SPPG Karyasari menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan berjanji akan memperketat pengawasan agar proses distribusi tetap sesuai SOP hingga makanan benar-benar diterima warga dalam kondisi layak.

“Mudah-mudahan ke depan kejadian serupa tidak terulang. Kami akan memastikan distribusi berjalan sesuai prosedur sampai titik akhir,” pungkasnya.

Editor : Erina Faiha

TERKAIT
- Advertisment -