Jumat, Januari 16, 2026
BerandaBeritaBPBD Pandeglang Terjang Banjir 3 Kilometer untuk Evakuasi Ibu Hamil di Desa...

BPBD Pandeglang Terjang Banjir 3 Kilometer untuk Evakuasi Ibu Hamil di Desa Bulagor

Saluran WhatsApp

Pandeglang, Bantentv.com – Di tengah kondisi banjir yang terus meninggi, aksi penyelamatan berlangsung di Desa Bulagor, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu malam, 14 Januari 2026.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang harus menembus genangan banjir sejauh kurang lebih tiga kilometer demi mengevakuasi seorang ibu hamil yang hendak melahirkan.

Evakuasi ibu hamil tersebut tidak dapat dilakukan dengan kendaraan darat karena akses jalan terputus oleh banjir. Petugas BPBD-PK terpaksa menggunakan perahu karet dan menyusuri genangan air yang cukup dalam.

Baca Juga: HKN Kabupaten Tangerang Diramaikan Gerakan Ibu Hamil Sehat

Medan yang dilalui tidak hanya tergenang, tetapi juga licin dan berarus, sehingga membutuhkan kehati-hatian ekstra selama proses evakuasi berlangsung.

“Kami menerima laporan adanya warga yang akan melahirkan dan terjebak banjir. Tim langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penjemputan, evakuasi ibu yang mau melahirkan diusia kandungan 8 bulan alhamdulilah berjalan lancar, dan sudaj pecah ketuban juga,” ujar Apuy, anggota BPBD-PK Kabupaten Pandeglang.

Menurut petugas, kondisi ibu hamil tersebut membutuhkan penanganan segera karena usia kandungan telah memasuki delapan bulan dan ketuban sudah pecah.

BPBD Pandeglang mengevakuasi seorang ibu yang hendak melahirkan menggunakan perahu (Bantentv.com/ Rangga)
BPBD Pandeglang mengevakuasi seorang ibu yang hendak melahirkan menggunakan perahu (Bantentv.com/ Rangga)

Proses evakuasi ibu hamil memakan waktu cukup lama, mengingat jarak tempuh dan kondisi banjir yang belum surut.

Meski demikian, petugas memastikan keselamatan ibu hamil tetap menjadi prioritas utama sepanjang perjalanan.

“Kami menjemput dari Desa Bulagor menuju Puskemas Pagelaran. Dalam perjalanan membutuhkan wakti sekitar 1 jam 30 menit,” katanya.

Setelah berhasil melewati banjir dan mencapai titik aman, ibu hamil tersebut langsung diserahkan kepada pihak Polsek setempat dan bidan desa.

Selanjutnya, ibu hamil dibawa ke Puskesmas Pagelaran untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Petugas memastikan kondisi ibu hamil dalam keadaan stabil saat tiba di fasilitas kesehatan.

BPBD-PK Kabupaten Pandeglang menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi perhatian serius, mengingat curah hujan masih tinggi dan potensi banjir susulan masih mungkin terjadi.

Petugas terus bersiaga untuk memberikan bantuan darurat, terutama bagi warga rentan seperti ibu hamil, anak-anak, dan lansia.

“Untuk semua warga yang berads di lokasi bencana banjir diimbau untuk selalu waspada, jaga keselamatam dan keamanan. Kondisi banjir saat ini cenderung naik,” tambah Apuy.

Editor Siti Anisatusshalihah
TERKAIT
- Advertisment -